Tangkap Komplotan Begal Sadis dan Licin, Polisi Nyamar Jadi Emak-emak Berdaster dan Berhijab

Pasalnya, petugas harus menyamar sebagai 'emak-emak' untuk mengungkap komplotan begal dan menangkap para pelakunya.

Tangkap Komplotan Begal Sadis dan Licin, Polisi Nyamar Jadi Emak-emak Berdaster dan Berhijab
HO Polsek Medan Timur
Petugas menyamar menjadi emak-emak untuk menangkap komplotan begal, Rabu (17/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah hukum Polsek Medan Timur, petuga terus berupaya melakukan penangkapan terhadap pelaku kejahatan.

Seperti penangkapan tiga orang yang diduga komplotan begal di Jalan Perkebunan Pulau Brayan, Medan Perjuangan, personel Polsek Medan Timur di melakukan aksi unik.

Pasalnya, petugas harus menyamar sebagai 'emak-emak' untuk mengungkap komplotan begal dan menangkap para pelakunya.

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin mengatakan bahwa setalah mendapat laporan korban tim Pegasus Polsek Medan Timur melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Namun setelah beberapa hari tim belum berhasil mengidentifikasi para pelaku.

"Saya dan Tim Pegasus berpikir keras mencari cara untuk memancing para pelaku keluar dari persembunyiannya.

Berkat kerjasama yang baik akhirnya Tim Pegasus berhasil meringkus para pelakunya setelah kita menyamar jadi emak-emak," ujarnya, Rabu (17/7/2019).

Baca: Bus Rombongan Keluarga Terbalik Akibat Pecah Ban di Limapuluh, Batubara, Lima Penumpang Meninggal

Baca: INILAH Antoni Tsaputra Difabel Indonesia Pertama yang Raih Gelar Doktor (PhD) di Luar Negeri

Petugas menyamar menjadi emak-emak untuk menangkap komplotan begal, Rabu (17/7/2019).
Petugas menyamar menjadi emak-emak untuk menangkap komplotan begal, Rabu (17/7/2019). (HO Polsek Medan Timur)

Lebih lanjut dijelaskan Arifin, penyamaran tersebut dilakukan setelah mempelajari cara main para pelaku.

"Kita akhirnya mendapat ide untuk melakukan penyamaran dengan berperan sebagai emak-emak.

Personel kita kenakan pakaian daster dan jilbab," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved