Penjualan Sepi, Pedagang Bendera di Sidikalang Dairi Gigit Jari

Beberapa pedagang bendera yang ditemui Tribun hari itu mengeluh kecewa karena sepi pembeli.

Penjualan Sepi, Pedagang Bendera di Sidikalang Dairi Gigit Jari
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Pedagang bendera di depan Tugu Perjuangan, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, berpangku tangan menunggu pembeli, Jumat (2/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, beberapa pedagang bendera merah putih terlihat di sudut-sudut kota Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, contohnya. Di jalan ini terpantau sedikitnya ada lima penjual bendera, yang tersebar di beberapa titik. Beberapa dari mereka mengaku berasal dari luar Dairi.

"Saya dari Garut bang. Jualan bendera begini kalau musim hari kemerdekaan saja," ujar Asep, pedagang bendera di depan Kantor Bupati Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Jumat (2/8/2019) sore.

Beberapa pedagang bendera yang ditemui Tribun hari itu mengeluh kecewa karena sepi pembeli.

"Saya dan penjual-penjual bendera yang lain di Jalan Sisingamangaraja ini satu rombongan. Kami tiba dan mulai berjualan di sini pada akhir Juli kemarin," ujar Asep

Sikas Tanjung, penjual bendera yang berbeda grup dengan Asep, juga mengatakan hal senada.

Menurut pedagang bendera di depan Tugu Perjuangan Sidikalang ini, hal itu biasa, sebab berdasarkan pengalamannya, bendera merah putih laris-manis dibeli mulai tanggal 10 Agustus ke atas.

"Dari pagi jualan, penjualan baru Rp100 ribu. Mau bagaimana lagi, memang lagi sepi. Nanti baru ramai," keluh Tanjung.

Baik Asep, maupun Tanjung, mengaku harga bendera yang mereka jual bervariasi sesuai ukuran.

Untuk bendera berukuran 1,7 × 1,2 meter dibanderol dengan harga Rp60 ribu, ukuran 1,4 × 1 meter seharga Rp50 ribu, 1,2 × 0,7 seharga Rp40 ribu, dan 0,9 × 0,5 meter seharga Rp25 ribu.

Untuk sepasang bendera merah putih ukuran mini, yang lengkap dengan penempel di kaca mobil, dibanderol dengan harga Rp10 ribu.

Sementara, untuk pernak-pernik sepeda motor, berupa bendera mini dilengkapi tiang dan penjepit di plat nomor polisi, seharga Rp10 ribu juga.

Selanjutnya, bendera merah putih berbentuk umbul-umbul seharga Rp30 ribu dan bendera merah putih model background seharga Rp300 ribu per 10 meter.

"Itu harga masih bisa ditawar. Kalau beli banyak, kita kasih diskon," ujar Asep.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved