INILAH Penampakan Pria RS Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Terbakarnya 4 Anggota Polisi

Polisi berhasil mengungkap dan menangkap seorang mahasiswa yang melakukan pelemparan bahan bakar kepada personel polisi di Cianjur.

INILAH Penampakan Pria RS Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Terbakarnya 4 Anggota Polisi
KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
SISWA SMK saat Menolong Polisi Aiptu Erwin Tergeletak di Jalan akibat Luka Bakar di Tubuhnya 

Untuk itu kata Neta IPW mengecam keras peristiwa itu dan mendesak polisi segera mengusut tuntas kasus ini dan menuntut pelaku dan otak pelakunya dihukum seberat beratnya.

"Selain itu kordinator aksi demonya harus segera ditangkap dan dihukum berat," kata dia.

Pria inisial RS yang diduga sebagai pelaku pelemparan BBM ke arah polisi.
Pria inisial RS yang diduga sebagai pelaku pelemparan BBM ke arah polisi. (ISTIMEWA)

Melihat kronologisnya, kata Neta, IPW menilai aksi penyerangan dan pembakaran anggota polisi di depan umum itu sudah terencana dan terstruktur.

Hal ini katanya erlihat dari adanya demonstran yang membawa bahan bakar minyak dalam aksi tersebut.

"Dan saat sejumlah polisi berusaha memadamkan kobaran api dari ban bekas yang dibakar pendemo, saat itulah pendemo lain melemparkan bahan bakar minyak ke arah dan tubuh aparat kepolisian tersebut hingga 4 polisi tubuhnya terbakar parah," papar Neta.

Dari sini katanya terlihat bahwa upaya pembakaran polisi itu sudah terencana matang dan terstruktur.

"Ada yang membakar ban, ada yang membawa minyak dan ada yang melemparkan bahan bakar minyak ke tubuh polisi hingga tubuh empat polisi terbakar parah," katanya.

Selama ini yg menjadi musuh besar polisi adalah para teroris dan kelompok radikal, yang nyata nyata berani menyerang dan membunuh anggota polisi secara terbuka di depan umum.

"Dengan adanya kasus Cianjur ini, musuh besar polisi bertambah satu lagi, yakni kelompok demonstran radikal yang berani menyerang dan membakar polisi di depan umum. Bagaimana pun kasus Cianjur ini menjadi fenomena baru dan ancaman baru bagi jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.

Karenanya kata Neta, jajaran kepolisian harus mengusut dengan intensif kasus Cianjur ini.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved