Patoean Na Lobi Radja Goenoeng Tinggi

“Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Pahlawan,” hal itu ditegaskan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

Tribun Medan/HO
Patuan Na Lobi Radja Goenoeng Tinggi. 

Sekarang Cicitnya ada Khairuddin di Labuhan Batu/Sigambal, Sutan Barumun di Sungai Piring (Asahan), dan ada di Medan.

Menurut informasi, setelah penghargaan yang diperoleh hanya Bintang Jasa Utama pada tahun 1998, penulis sendiri telah mendiskusikan hal tersebut kepada Kepala Biro Bina Sosial Setdaprovsu, Drs H Abdul Rahim Harahap dan dengan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara.

Saran beliau-beliau tersebut, masih dimungkinkan untuk Patuan Na Lobi diusulkan menjadi Pahlawan Naional, dengan mempertajam, memperkuat, dan menambah bahan dan data yang lebih jelas dan akurat.

Hal ini juga sudah sampaikan kepada Alamarhum Drs Pener Ritonga selaku Ketua Parsadaan Ritonga Dohot Boruna pada masa itu. Tapi beliau sudah kurang semangat, karena semakin uzur, maka perhatian untuk urusan ini pun semakin berkurang.

Sebenarnya, bahan dan data yang diajukan sudah cukup jelas, di mana hasil Seminar Nasional disertai dengan data autentik. Namun jika Pemerintah RI mengatakan perlu adanya penambahan dan penajaman, bahan untuk itu cukup, seperti apa yang dijelaskan oleh H Muhamad Said, selama perjuangan dan penawanan Patuan Na Lobi.

Lebih dari 300 surat-surat rahasia berbahasa Belanda, tentang Patuan Na Lobi yang dibuat oleh Pemerintah Belanda dan Gubernur Jenderalnya di Batavia berada di Den Haag. Itu menjadi bukti betapa hebatnya Patuan Na Lobi menghalau dan mengusir penjajah dari Sumatera Timur ini.

Oleh karena usulan itu adalah salah satu amanah Kongres II/1974 Ritonga, maka sepatutnyalah menjadi perhatian Keluarga Besar Marga Ritonga Dohot Boruna.

Sekarang bukan lagi hanya sekadar mengenang, tapi apa yang perlu dan yang harus dibuat diwaktu sesegera mungkin, mari kita buat.  Do not wait it tomorrow, “Ulang be paitte jolo”.

Selamat HUT ke 74 RI. Terima kasih kami kepada para Pahlawan. Merdeka!!!

Catatan/Sumber, disarikan dari :

1. Mengenang Patuan Na Lobi Melawan Belanda (H Mhd Said Ritonga).

2. Karna Ritonga, Kepala Desa Gunung Tinggi Sunut, Dolok Sigompulon.

3. Sutan Gading Ritonga, Desa Sayur Matinggi, Dolok Sigompulon.

4. Tokoh dan Senioren Marga Ritonga di Tapsel, Labuhan Batu, dan Medan

Penulis: Syamsul Bahri Ritonga Glr Sutan Humala Muda  (Generasi XV Ritonga)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved