Pascakerusuhan Kodim Manokwari Dipimpin Kolonel dan Warga Fakfak Aksi Bela NKRI Tolak OPM

"Kami masyarakat Kabupaten Fakfak menolak keras terhadap keberadaan OPM (Organisasi Papua Merdeka) dan juga kelompok-kelompok separatis lainnya.''

Pascakerusuhan Kodim Manokwari Dipimpin Kolonel dan Warga Fakfak Aksi Bela NKRI Tolak OPM
Kodam XVIII/Kasuari
Pascakerusuhan Kodim Manokwari Dipimpin Kolonel dan Warga Fakfak Aksi Bela NKRI Tolak OPM. Kolonel Inf Juniras Lumban Toruan mengucapkan sumpah saat dilantik menjadi Dandim Manokwari, Jumat (23/8/2019) 

Pascakerusuhan Kodim Manokwari Dipimpin Kolonel dan Warga Fakfak Aksi Bela NKRI Tolak OPM  

TRIBUN-MEDAN.COM - Beberapa hari setelah dilanda rusuh protes ujaran rasis pada mahasiswa Papua, TNI merealisasikan peningkatkan status Kodim 801/Manokwari dari tipe B menjadi tipe A yang dipimpin kolonel.

Peningkatan status Kodim 801/Manokwari menjadi tipe A diiringi dengan pergantian Komandan Kodim (Dandim) dari Letkol Inf Hendriek Paulus Mote kepada Kolonel Inf Juniras Lumban Toruan SSos MSi, bertempat di Makodim 1801/Manokwari, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Jumat (23/8/2019).

''Kami mohon bantuan pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat untuk bisa bahu-membahu bersama Kodim 1801/Manokwari, agar Kodim mampu melaksanakan tugas pokoknya dan berperan aktif mendukung pembangunan daerah, guna meningkatkan ketahanan negara dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya,” ujar Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dalam amanat tertulis yang dibacakan Kepala Staf Kodam (Kasdam) Brigjen TNI H Dedi Sambowo.

Baca: Sejak Jaman Soeharto hingga Jokowi, Kampung di Langkat Ini Kekurangan Air Bersih, Ini Harapan Warga

Baca: Ustadz Abdul Somad (UAS) Batal Gelar Tausiah di Siantar, Panitia Sebut Ini Penyebabnya

Baca: Usai Hitung Ulang, Perolehan Suara Gerindra di Humbahas Berkurang

Menurut Pangdam, sertijab Dandim 1801/Manokwari dari pejabat lama yang berpangkat letnan kolonel (Letkol) ke pejabat baru berpangkat Kolonel, dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kasad Nomor 15 Tahun 2019 tanggal 22 April 2019 Tentang Peningkatan Status 36 Kodim Tipe B Menjadi Tipe A Jajaran TNI AD dan Keputusan Kasad Nomor Kep/618/VI/2019 tanggal 27 Juni 2019 Tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan/Kesatuan di Lingkungan Angkatan Darat.

“Pejabat Dandim 1801/Manokwari kini berpangkat Kolonel, termasuk staf jajarannya akan menyesuaikan pangkatnya,” ujar Pangdam Kasuari.

Kepada pejabat Dandim yang baru, Pangdam berpesan agar segera beradaptasi dan berkiprah di lingkungan Kodim 1801/Manokwari, mengembangkan inovasi dan kreativitas, sekaligus berharap agar Dandim mampu memelihara dan meningkatkan kemajuan yang telah dirintis dan dicapai oleh para pejabat Dandim sebelumnya.

Baca: Kejanggalan Surat Wasiat dan Selendang Merah dekat Lia Yulrifa, Sang Ibu Histeris Putrinya Pergi

“Kembangkan inovasi dan kreativitas dalam setiap tugas, guna menemukan berbagai terobosan dalam menciptakan soliditas dan sinergitas dengan aparat terkait, baik Pemda maupun Polri, yang mampu memberikan kontribusi optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodam XVIII/Kasuari,” pesan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau.

Seruan Aksi Bela NKRI

Sekitar 1000-an orang warga masyarakat mengikuti Seruan Aksi Bela NKRI di panggung terbuka Jl. Dr. Salasa Namudat Reklamasi Jalan Baru, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Jumat (23/8/2019).

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved