Cerita Pria yang Korban Pemerasan Wanita di Lokasi Pijat Plus-plus hingga Sepeda Motornya Digadaikan

Tiga pria menjadi korban pemerasan dengan motif pijat plus-plus di Kota Medan

Cerita Pria yang Korban Pemerasan Wanita di Lokasi Pijat Plus-plus hingga Sepeda Motornya Digadaikan
Screenshot
Pijat Plus-plus 

Korban mengatakan bahwa awalnya kenal dengan wanita itu dari aplikasi Michat. Setelah chating diajak ketemuan dengan berbagai modus yakni pijat.

////

TRIBUN-MEDAN.COM- Tiga pria menjadi korban pemerasan dengan motif pijat plus-plus yang berada di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Sumatera Utara.

Ketiga pria yang masing-masing berinisial, W, L dan A menjadi korban setelah tertarik dengan penawaran yang cukup murah.

Salah seorang korban W yang berprofesi sebagai driver online mengatakan bahwa dirinya menjadi korban setelah pelaku memanggil dirinya usai mengantar penumpang.

"Saya saat itu pulang dari arah Jalan Diski menuju Jalan Wahid Hasyim berencana kembali ke kos Jalan Sisingamangaraja.

Baca: Istri Tak Mampu Menahan Amarahnya Ketika Melihat Suaminya Tengah Asyik Berduaan dengan Wanita Muda

Baca: Getir dan Pilu, Perwira TNI Tewas Sehari Sebelum Pernikahan, Ini Video Call Terakhir dengan Kekasih

Baca: Saat Suami Dipenjara, Wanita Aceh Ini Cari Pria Lain di Facebook dan Bawa ke Rumah, Ini yang Terjadi

Namun saat di Jalan Wahid Hasyim saya dipanggil seorang wanita lalu menawarkan pijat plus-plus.

Karena saat itu uang saya cuma ada Rp 50 ribu, wanita itu pun menyanggupi dengan alasan biar ada buka dasar," jelasnya saat diwawancarai Tribun Medan, Minggu (25/8/2019).

Lebih lanjut dijelaskan pria berusia 22 tahun ini, setelah dirinya terbujuk rayuan sang eksekutor (wanita).

Kemudian ia dibawa menuju ke salah satu tempat indekos yang tak jauh dari kawasan Simpang Barat.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved