AKHIRNYA Gubernur Edy Rahmayadi Blak-blakan Soal Polemik Wisata Halal di Danau Toba

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi angkat bicara terkait wacana penerapan wisata halal di kawasan Danau Toba.

AKHIRNYA Gubernur Edy Rahmayadi Blak-blakan Soal Polemik Wisata Halal di Danau Toba
Tribun Medan/M Andimaz Kahfi
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat diwawancarai oleh awak media. 

Kemudian kelengkapan-kelengkapan lain, seperti rumah makan yang ditambah. Misalnya rumah makan nasional (rumah makan tidak menjual daging babi). Karena sebenarnya, sudah banyak rumah makan nasional di kawasan toba.

Hal-hal seperti itu tidak usah dibawa ke dalam ranah publik dalam wacana diskusi terbuka. Istilah wisata halal itu saja sudah menjadi hal yang problematik.

"Apabila ada wisata halal, berarti ada wisata haram. Siapa yang menyediakan wisata haram itu? Kan tidak ada," katanya. 

Terkait keyakinan, lanjut Martin  merupakan urusan masing-masing dengan Tuhan-nya. Jika dibawa ke ranah publik, yang ada semua orang memperdebatkan.

"Jadinya identitas dan bisa menimbulkan gesekan. Kita ini sudah cukup bergesekan. Sudah ada soal Papua," sebutnya.

"Sampai sekarang Bapak Presiden Joko Widodo juga harus menyelesaikannya dengan tuntas. Jangan ditambah-tambah lagi persoalan bangsa ini," sambungnya.

Lebih lanjut, alangkah lebih baik jika Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berikan jawaban bagaimana menyelesaikan masalah narkoba, kemiskinan, pendidikan, mentalitas, kebodohan dan stunting yang terjadi di Sumut. 

"Persoalan di Sumut bukan persoalan wisata halal.

Jangan habis energi kita memperdebatkan hal yang tidak perlu. Kita berdebat soal yang tidak pokok," jelasnya.

Setelah mendapat reaksi penolakan kini Edy Rahmayadi mengklarifikasi masalah ini. 

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved