Ratusan Rumah di Madina Terendam Akibat Hujan Deras yang Bikin Sungai Batang dan Sampuran Meluap

Benar, banjir terjadi di Desa Sampuran akibat hujan lebat dan sungai meluap. Ketinggian banjir melebihi lutut orang dewasa

Ratusan Rumah di Madina Terendam Akibat Hujan Deras yang Bikin Sungai Batang dan Sampuran Meluap
TRIBUN MEDAN /BPBD Madina
Ratusan Rumah di Madina Terendam Akibat Hujan Deras yang Bikin Sungai Batang dan Sampuran Meluap. 

Ratusan Rumah di Madina Terendam Akibat Hujan Deras yang Bikin Sungai Batang dan Sampuran Meluap

TRIBUN-MEDAN.com- Ratusan Rumah di Madina Terendam Akibat Hujan Deras yang Bikin Sungai Batang dan Sampuran Meluap.

Sungai Batang Tamiang dan Sungai Sampuran meluap pascahujan lebat melanda Kabupaten Madina.

Alhasil, ratusan rumah warga yang berada disekitar sungai mengalami banjir.

"Benar, banjir terjadi di Desa Sampuran akibat hujan lebat dan sungai meluap. Ketinggian banjir melebihi lutut orang dewasa, "kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, M Yasir Nasution, kepada wartawan, Minggu (8/9/2019).

Ia mengatakan ada sekitar 135 unit rumah di Desa Sampuran, Kecamatan Ranto Baek yang terendam banjir, sejak Sabtu (7/9/2019).

"Beberapa hari terakhir wilayah Madina khususnya di Desa Sampuran hujan lebat. Akibatnya sungai juga meluap sehingga terjadi banjir,"katanya.

Dikatakan Yasir, kerusakan dan kerugian masih dalam pendataan petugas di lapangan.

Namun begitu tim BPBD juga telah membuka Posko Kesehatan untuk melayani para warga.

Baca: Asap Kebakaran Hutan dari Provinsi Riau Mulai Cemari Udara di Kota Medan dan Wilayah Sumut

Baca: TERKUAK, Pola Kerusuhan di Papua dan Papua Barat Sama, Ini Detail Hasil Temuan Komnas HAM

Baca: Latih Klub Sepak Bola Lengendaris, Jafri Sastra Mengaku Bangga dan Optimis Menangi Sisa Pertandingan

"Tim BPBD telah bergerak ke lokasi kejadian dengan membawa perahu karet dan logistik. Tapi jika hujan masih belum berhenti, dikhawatirkan akan terjadi banjir susulan,"terangnya.

Baca: Jafri Sastra Mengaku tak Memiliki Beban Latih PSMS Medan Meski Target Lolos ke Liga 1

Baca: 7 Tips Cerdas Mendaki Gunung dan Makanan yang Harus Dibawa dari Ahli Gizi Rumah Sakit USU

Baca: LOWONGAN KERJA BESAR-BESARAN Telkom Buka 11 Posisi, PLN Rekrut Pegawai Lulusan S-1,D-IV dan D-III

Baca: Elza Syarief Geram Momen Penderitaannya Diamuk Nikita Diunggah di YouTube dan Ditonton 14 Juta Kali

Sementara itu, Kepala Desa Sampuran, Mulawarman mengatakan akibat banjir sejumlah fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan serta lahan perkebunan warga ikut terendam. Namun, akunya, hari ini banjir telah mulai surut.

Baca: Giliran PCNU Belanda Tolak Rencana Revisi UU KPK, Bikin Mati Suri hingga Pegawai KPK Gelar Aksi

Baca: Beredar Foto dan Percakapan Akrab Khabib dan McGregor, Drama Selama Ini cuma Settingan?

"Tapi hujan belum berhenti total. Kita khawatir kalau hujan lebat, maka terjadi banjir susulan. Kita harap disediakan dapur umum, sehingga warga yang terdampak banjir dapat menggunakannya,"katanya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved