Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Siswa SMA Tikam Gurunya Sendiri

Siswa SMA berinisial CB (16) nekat menikam gurunya, WP (34). Penikaman itu terjadi karena cinta CB terhadap WP bertepuk sebelah tangan

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Cinta bertepuk sebelah tangan, siswa SMA tikam gurunya sendiri di Poncosari, Srandakan, Bantul. Kapolsek Srandakan, Kompol B Muryanto, mengunjungi TKP kasus penikaman yang masih terdapat berkas darah, Kamis (21/11/2019) 

Pelaku yang sempat melarikan diri, akhirnya diamankan oleh aparat kepolisan.

Jejak pelaku lekas terndus karena handphone dan pisau tertinggal di tempat kejadian.

Polisi pun dengan mudah melacak kediaman pelaku yang ada di Lendah, Kulonprogo.

"Penjemputan pelaku berasal dari handphone yang tertinggal. Kita ketahui, ternyata berdomisili di Lendah dan langsung kita bawa menuju Polsek Srandakan. Sementara kasusnya masuk penganiayaan, yang diatur dalam Pasal 351 KUHP," katanya.

Cucu Biadab Tega Hajar Kakeknya hingga Babak Belur Hanya Gara-gara Pakan Ikan

Hasil Tes Urine Eks Kapolsek Positif Narkoba, di Ruangan Ditemukan 4 Paket Sabu

Kisah Cinta Guru dan Murid di Malaysia

Di sisi lain, hubungan asmara antara guru dan murid di negeri Jiran, Malaysia, berujung happy edning.

Bagaimana tidak, seorang pria diketahui telah menikahi perempuan yang dulu merupakan guru SMA sendiri.

Muhammad Hazim Shahidan (21) pertama kali bertemu istrinya, Siti Aishah, ketika perempuan itu menjadi gurunya yang mengajar mata pelajaran fisika.

"Istri saya adalah guru mata pelajaran Fisika di kelas. Saya suka bercanda dengannya. Saya pernah berkata suatu hari saya akan menikahinya. Dan seperti biasa, dia hanya mengabaikan saya," kata Muhammad dikutip dari mStar Online.

Awalnya, Siti beberapa kali menolak Hazim karena perbedaan usia yang cukup jauh, yaitu sekitar lima tahun.

Namun, Hazim tidak menyerah untuk cintanya. Hazim terus berusaha keras untuk memperbaiki hidupnya.

KPK Periksa 11 Saksi Terkait Tersangka Kabag Protokoler dan Kadis PU Medan

Parkir Dikuasai Ormas, Edy Rahmayadi Sambut Positif Penerapan Sistem Parkir Elektronik

Ia bersungguh-sungguh melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan membangun sebuah usaha kecil.

"Saya memulai bisnis dengan tabungan saya yang berjumlah 477 Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 1,7 juta. Berkat dukungan istri saya, bisnis berupa menjual sarung tangan, jilbab, dan tas bisa berkembang dengan pesat," ujar Hazim.

Usaha yang terus berkembang membuat Hazim memiliki tabungan yang bisa dibilang lebih dari cukup untuk meminang Siti.

Pada Desember 2017, Hazim melakukan ibadah umroh di Mekkah dan meminta petunjuk kepada Allah mengenai jodohnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved