Kesehatan
Makan Kurma 3 Per Hari, Manfaat bagi Kesehatan Cegah Penyakit Jantung hingga Turunkan Berat Badan
Makan Kurma 3 Per Hari, Manfaat bagi Kesehatan Cegah Penyakit Jantung hingga Turunkan Berat Badan
3. Membantu melawan stres dan depresi.
Kurma mengandung vitamin B6, yang dapat membantu tubuh untuk memproduksi serotonin dan norepinefrin yang meningkatkan kesehatan otak.
Serotonin mengatur suasana hati, sementara norepinefrin melawan stres.
• BUKAN SUAMI ISTRI, Raja & Ratu Keraton Agung Sejagat Pernah Buka Warung Kelontong di Jakarta
Lebih jauh lagi, ada penelitian yang menunjukkan kadar vitamin B6 yang rendah juga terkait dengan depresi.
Semakin banyak asupan vitamin B6, kita tidak hanya semakin sehat secara fisik tetapi juga secara mental.
4. Meningkatkan energi.
Kurma tinggi serat, potasium, magnesium, vitamin, antioksidan yang membuatnya sempurna untuk dijadikan camilan.
Kurma juga dapat meningkatkan energi berkat kandungan gula sehat seperti fruktosa dan glukosa.
Penelitian bertajuk The fruit of the date palm: its possible use as the best food for the future? menunjukkan kurma tak hanya meningkatkan energi, tetapi juga membantu mendapatkannya kembali setelah melakukan aktivitas yang berat seperti olahraga.
• ASABRI - Setelah Dirut Asabri Bantah Dana Dikorupsi, Mahfud MD Tegaskan Pernyataan & Pemeriksaan
5. Mencegah penyakit jantung.
Penelitian Effects of date ( Phoenix dactylifera L., Medjool or Hallawi Variety) consumption by healthy subjects on serum glucose and lipid levels and on serum oxidative status: a pilot study menyimpulkan, kurma dapat mengurangi kadar trigliserida dan menurunkan stres oksidatif.
Itu adalah dua hal yang menjadi faktor risiko penyakit jantung dan atherogenesis.
Selain itu, kurma yang kaya akan potasium dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke serta penyakit lain yang berkaitan dengan jantung.
• Ruben Onsu Kaget Temukan 2 Benda Ini di Kamar Betrand Peto, Terharu saat Anaknya Sebut Pelepas Rindu
6. Mengurangi risiko kanker usus.
Kurma melindungi sistem pencernaan dan usus dari bakteri jahat, sehingga menurunkan risiko penyebaran bakteri berbahaya ke usus besar.