Breaking News:

Pembunuh Sadis Siswi SMK di Tarutung Divonis 20 Tahun Penjara

Ketua Majelis Hakim, Sayed Fauzan, didampingi anggota Saba'aro Zendrato dan Hendrik Tarigan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara terhadap Rinto Hutapea

Penulis: ArgusA | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Terdakwa Rinto Hutapea divonis 20 tahun penjara dalam kasus pembunuhan siswi SMK Kristina Boru Gultom di Kantor Pengadilan Negeri Tarutung, Rabu (26/2/2020). 

Lalu, Rinto Hutapea menyapa korban sambil mengajaknya karena tujuan mereka sama untuk pulang ke rumah. Namun, korban menolak ajakan itu dan memakai Rinto.

Penolakan dan makian itu membuat Rinto Hutapea sakit hati.

"Sekira 10 meter, tersangka menangkap korban yang lari ke arah perladangan," jelas Horas.

Ketika korban yang dikejar terjatuh, Rinto memukul tubuh Kristina di bagian bibir dan wajah.

Korban kemudian berteriak minta tolong.

Panik mendengar teriakan korban, Rinto Hutapea semakin membabi buta memukuli korban sambil memegang kedua tangannya.

"Korban sempat minta tolong, tapi makin dibantai," terang Kapolres.

Upaya penyelamatan diri oleh korban gagal karena kalah tenaga dengan tersangka.

Tersangka pun langsung menyeret Kristina ke areal perladangan warga yang banyak ditumbuhi semak belukar, dan korban semakin menjerit.

Wajah, pelipis, bibir kening korban pun kembali dipukul bertubi-tubi oleh Rinto Hutapea.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved