Tak Bersentuhan dengan Menhub, Akhyar Nasution Pastikan Dirinya Tidak Terjangkit Corona
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi positif terinfeksi virus Corona (COVID-19) pada Sabtu (14/3/2020) lalu
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pasca diumumkannya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi positif terinfeksi virus Corona (COVID-19) pada Sabtu (14/3/2020) lalu, beberapa agenda yang sempat ia ikuti pun menyebar di sosial media.
Termasuk rapat terbatas membahas penyelesaian masalah pertahanan di Sumut pada (11/3/2020) lalu.
Rapat yang digelar di Istana Negara tersebut juga dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution, sehingga mengundang tanda tanya bagi warga Medan apakah sempat terjadi kontak fisik antarkeduanya.
Sebab diketahui hingga saat ini belum ada pasien yang dilaporkan positif Corona di Medan.
Saat Tri bun Medan meminta konfirmasi, Akhyar mengatakan bahwa ia tidak ada bersentuhan langsung dengan Budi, bahkan ia mengaku jarak duduk keduanya juga cukup jauh.
"Ya, saya dan pak Gubsu hadir di ratas ke-2 (masuk belakangan)," katanya, Minggu (15/3/2020).
Akhyar memastikan bahwa selama rapat berlangsung dan hingga berakhir, ia dan Budi tidak ada bersentuhan, sebab jarak antar keduanya cukup jauh.
"Kami tidak bersentuhan, dan meja kami berhadapan," katanya.
• MENHUB Positif Virus Corona, Menteri Sekretaris Negara Beberkan Kronologinya: Aktif dan Terdepan
Sebelumnya Akhyar mengatakan terdapat 73 rumah sakit pemerintah dan swasta serta puskesmas yang telah melakukan pemantauan langsung untuk memastikan apakah ada warga yang mengalami gejala-gejala terjangkit virus corona di Medan.
Apabila ditemukan katanya, rumah sakit maupun puskesmas langsung merujuknya ke RSUP H Adam Malik.
“RSUP H Adam Malik telah dipersiapkan untuk menangani apabila ada warga Kota Medan yang terindikasi virus corona. Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada satu pun warga Kota Medan yang terindikasi virus corona. Untuk itu, sekali lagi saya menghimbau seluruh warga untuk tetap tenang dan menjalankan aktifitas rutin seperti biasa," katanya.
Selanjutnya, Akhyar mengharapkan kerja sama dari warga terkhusus bagi warga yang baru pulang dari wilayah endemik corona.
Apabila ada gejala flu dan demam, Akhyar mengingatkan agar tidak hanya sekedar minum obat biasa saja, melainkan harus segera mengecek kesehatannya ke puskesmas maupun dokter.
Hal ini penting dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.(cr21/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/akhyar-saat-kunjungan-kerja-ke-kota-semarang.jpg)