Breaking News:

Pemko Pematangsiantar Izinkan Usaha Keramaian Dibuka Kembali, Asalkan Penuhi Syarat Ini

Pemko Pematangsiantar mempersilakan semua lini usaha dibuka asal mematuhi protokol kesehatan.

TRIBUN MEDAN/ALIJA
PEMANDANGAN yang terlihat di beberapa tempat usaha di Jalan Sutomo, Kota Pematangsiantar. 

TRI BUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Satuan Polisi Pamong Praja menyampaikan, telah mencabut surat edaran tentang penutupan tempat-tempat keramaian sebelumnya lantaran Pandemi Covid-19.

Pemko Pematangsiantar mempersilakan semua lini usaha dibuka asal mematuhi protokol kesehatan.

Kasatpol PP Robert Samosir saat dikonfirmasi menyampaikan kabar baik yang sekaligus membutuhkan perhatian masyarakat ini.

"Sesuai surat edaran Wali Kota yang terakhir kita sudah mencabut surat edaran sebelumnya yang melarang cafe maupun tempat tongkrongan buka," ujarnya.

Dia juga mengatakan sudah mengizinkan membuka namun harus sesuai dengan protokol kesehatan.

"Kita tetap mengimbau kepada para pengusaha agar tetap mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Bukan Dampak Covid-19, Bakal Ada 21 Janda-Duda Baru, Daftar Gugat Cerai di Pengadilan Negeri Siantar

Tiga bulan lebih sejumlah tempat hiburan malam, cafe dan tempat tongkrongan di Pematangsiantar diminta tutup sementara.

Penertiban dieksekusi langsung oleh Satpol-PP setelah melalui rapat kajian Tim Penanggulangan Covid-19 Kota Pematangsiantar.

Saat itu Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Kota Pematangsiantar, Midian Sianturi, yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar pada Senin (23/3/2020) mengatakan, penertiban terhadap lokasi hiburan malam sudah disepakati.

Kewalahan Sampaikan Anjuran Protokol Kesehatan, Plt Kadis Kominfo Sebut Hal Ini Masalah Bersama

"Sudah disepakati di rapat kordinasi tim penanggulangan Covid-19), lokasi hiburan malam akan ditertibkan oleh SatPol PP," ujarnya.

Dalam surat edaran tertanggal 23 Maret 2020 yang dikeluarkan Satpol PP Siantar, sejumlah tempat yang memicu keramaian dan interaksi yang dekat, diantaranya cafe, restauran, club malam, diskotek, karaoke, dan tempat pijat ataupun lulur ditutup sementara waktu.(mag/tri bun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved