Mengejutkan Sekdes Desa Bangun Sari Blak-blakan Manipulasi Anggaran, Kadis PMD Sumut: Bisa Dipidana
Selain itu, kata Edy Pramana, modus dugaan manipulasi yang dilakukannya dengan memotong honor panitia pemilihan BPD secara sepihak.
“Pak Sekdes (Edy Pramana) itu ketuanya (ketua panitia pemilihan BPD). Panitianya ada 9 orang atau entah berapa. Dan Redi Wahyudi sekretarisnya (seorang kepala dusun). Gawean Edy dan Redi itu. Awak (saya) hanya mengikuti saja. Melihat saja,” ujarnya.
FITRA Sumut Terkejut
Koordinator Advokasi dan Kajian Hukum, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumut, Siska Barimbing terkejut dengan besarnya anggaran pemilihan jabatan BPD di Deliserdang sebesar Rp 20-30 Juta.
Baginya, anggaran Rp 30 juta yang digunakan untuk pemilihan jabatan BPD di Desa Bangun Sari teramat besar.
“Pertanyaannya anggaran Rp 30 juta keperluan untuk apa? Transparansinya bagaimana? Mana APBDesnya? Dan, sebenarnya keperluannya apa saja? Apa mata anggarannya bagaimana?
Perlu kita pertanyakan keperluannya untuk apa saja? Alokasinya bagaimana dan harus terbuka,” katanya.
Menurutnya, tidak banyak anggaran yang dikeluarkan untuk pemilihan jabatan BPD. Anggaran terbesar diprediksi untuk konsumsi.
“Pemilihan jabatan BPD itu paling makan dan minum saja, dan bagaimana tata cara pemilihannya? Apakah setiap dusun menunjuk perwakilannya harus menghabiskan anggaran yang sebesar itu? Anggaran itu terlalu banyak,” ungkapnya.
(tio/tribun-medan.com)