Dinkes Siantar Memilih Lockdown Setelah 17 Tenaga Medis Dinyatakan Positif Covid-19

Mantan Sekda Pemprov Sumut Nurdin Lubis juga dinyatakan positif Covid-19

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas Medis melakukan pemeriksaan swab test kepada warga di Rumah Sakit USU, Medan, Senin (13/7/2020). Pemeriksaan tes usap kepada warga tersebut dilakukan guna mendeteksi Covid-19 secara gratis. 

T R I B U N-M E D A N.com, SIANTAR-Penularan Covid-19 di Kota Siantar agak mengkhawatirkan. Saat ini, virus yang diklaim berasal dari Tiongkok itu menjangkiti 17 orang tenaga medis.

Dari laporan yang diterima Tribun Medan, 17 tenaga medis itu terdiri dari 10 orang pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Siantar, dua orang pegawai Puskesmas UPTD Kartini dan tiga orang lainnya berasal dari rumah sakit swasta di Kota Siantar.

"Kalau ditanya benar, ya memang benar (ada tenaga medis tertular).

Sekarang 10 orang pegawai Dinkes Kesehatan dirawat di Rumkit TNI," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kota Siantar, Daniel Siregar, Senin (27/7/2020).

RSU Madani Medan Bantah Covidkan Pasien, Dirut: Sejak Awal Kami Tidak Sebut Pasien Covid

Adapun awal terjangkitnya 10 tenaga medis Dinkes Siantar ini ketika seorang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Lalu, Dinkes Siantar memutuskan untuk melakukan tes swab terhadap orang yang pernah melakukan kontak ke pasien positif Covid-19 tersebut.

Alhasil, ditemukan sembilan lagi yang terpapar corona.

Menurut Kepala Dinkes Siantar dr Ronald Saragih, begitu massifnya penyebaran Covid-19 di kalangan anggotanya tak terlepas karena unsur kelalaian.

Selama ini, beberapa petugas medis lalai saat mengenakan dan membuka Alat Pelindung Diri (APD).

Antisipasi Covid-19, Pajus Lakukan Penyemprotan Disenfektan

"Padahal mereka sudah kami bekali dengan APD tingkat III," ucap dr Ronald.

Diceritakannya, semula pegawai di Dinas Kesehatan berinisial SS mengeluh karena demam dan menjalani perawatan opname di rumah sakit tentara.

Lantaran demam tak kunjung turun, lalu dilakukan swab dan terkonfirmasi positif.

Setelah itu, kata Ronald, dilakukan tracing kepada pegawai yang satu ruangan dan memiliki kontak erat.

Hasilnya, sejumlah pegawai terkonfirmasi positif.

"Tapi, beberapa di antara mereka ini sudah ada yang sembuh.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved