Dilakukan di 11 Provinsi dan 80 Kabupaten Kota, Rektor Resmi Tutup KKN Unimed Secara Daring
KKN dilaksanakan di 11 Provinsi, 80 Kabupaten/Kota dan 688 Desa/Kelurahan selama satu bulan, di kampung masing-masing mahasiswa.
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unimed tahun 2020 resmi berakhir dengan ditutup secara daring oleh Rektor Unimed melalui aplikasi zoom Meeting pada Kamis (27/8/2020.
KKN tersebut dilaksanakan di 11 Provinsi, 80 Kabupaten/Kota dan 688 Desa/Kelurahan selama satu bulan, di kampung masing-masing mahasiswa.
Peserta KKN terdiri dari 51 Program Studi dari 7 fakultas yang dibimbing oleh 295 dosen pembimbing lapangan.
Penutupan tersebut diikuti oleh Wakil Rektor, Direktur PPs, Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Prodi, Ketua LPPM, dan Kepala Lurah/Desa Mitra Pelaksanaan KKN Unimed tahun 2020.
Dalam sambutanya Rektor Unimed, Syamsul Gultom, menyampaikan Pelaksanaan KKN Unimed tahun 2020 ini merupakan kegiatan akademik wajib yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa Unimed semester VII.
Hal ini, terangnya, sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui kemitraan Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Desa/Kelurahan sebagai salah satu perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi.
• Mahasiswa Laksanakan KKN Individu Saat Pandemi, Banyak Mengira Kami Saudara Kades
"Atas pertimbangan dan analisis seluruh pimpinan Unimed, dan beberapa pihak, pelaksanaan KKN Mahasiswa kali ini kita laksanakan di desa/kelurahan domisili mahasiswa masing-masing," ujar Syamsul.
Ia mengatakan, pelaksanaan KKN di zona merah juga perlu diminimalisir. Serta tetap mengurangi interaksi fisik selama pelaksanaan KKN berlangsung. me
"Kita juga meminimalkan pelaksanaan KKN di daerah zona merah, memaksimalkan pelaksanaan KKN via daring, tidak tatap muka langsung kepada masyarakat dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam semua kegiatan KKN di masyarakat," tuturnya.
Drs. Jamalum Purba, M.Si. sebagai koordinator pusat KKN, PPL, dan Magang mengatakan tema KKN tahun ini Bersatu Untuk Negeri Menghadapi Pandemi Covid-19 Melalui Pembangunan Desa/Kelurahan yang diikuti 4178 Mahasiswa.
• Rencanakan KKN di Bulan Juli, Mahasiswa Unimed Akan Mengabdi di Kampung Sendiri Selama Pandemi
"Kami berharap kegiatan KKN ini dapat me-elaborasi berbagai kegiatan yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat. Kegiatan KKN mahasiswa ini, kita harapkan bermanfaat baik dalam membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat," ungkapnya.
Terpisah, Dosen Pembimbing Lapangan, Tiarnita M.S Siregar juga mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksana nya program KKN Unimeda tahun ini..
"Terima kasih kepada seluruh aparat desa yang sudi kiranya membimbing anak-anak kita selama KKN. Ada hal positif buat kami selaku dosen DPL, ini merupakan pengalaman pertama dalam membimbing KKN mahasiswa, dan ternyata banyak dampak positifnya," katanya.
• Jalani KKN di Labusel, Mahasiswa Unimal Aceh Rutin Berbagi Takjil dan Produksi Masker Sendiri
Dikatakan Tiarnita, hasil dari kegiatan mahasiswa selama KKN bisa dijadikan bahan mentah dalam membuat penelitian pengabdian kepada masyarakat. Juga sebagai tempat bertambahnya relasi kerja terhadap pimpinan daerah setempat.
"Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa yang sudah bersedia menerima mahasiswa untuk melakukan KKN di daerah dan ikut serta membimbing Mahasiswa. Semoga kegiatan KKN ke depan ada kerja sama yang lebih baik lagi dalam meningkatkan desa," tutupnya.(cr14/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kampus-unimed.jpg)