Launching Transportasi Massal BTS Terkendala Anggaran, Pemko Medan Geser Anggaran Rp 2,1 Miliar
Peluncuran bus Buy The Service (BTS) di Medan kembali ditunda. Kali ini alasannya kurang anggaran
apakah memang ini kajiannya sudah mantap, apakah sudah memang berfungsi,
jangan stelah dianggarkan beberapa milyar tidak berjalan," katanya.
• Disebut Belum Mandiri Karena Tergantung Dana Pusat, Begini Tanggapan Pemko Medan
Dedy mengatakan, hingga saat ini pihaknya pun belum menerima kajian tentang BTS tersebut, sehingga ia meminta agar Dishub dapat segera menyerahkan kajiannya ke Komisi D.
Selain itu, setelah tanya jawab dengan Iswar, anggota Komisi D lainnya, Antonius Tumanggor pun menyarankan agar keputusan tersebut dibahas terlebih dahulu dalam rapat internal komisi.
"Pembuatan halte ini kata pak kadis kan mungkin di bulan Oktober,
jadi sebaiknya ini kita bahas terlebih dulu ini di rapat internal," kata Antonius.
Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang, Ketua Komisi D DPRD Medan Paul Mei Anton Simajuntak kemudian memutuskan untuk menanyakan masing-masing anggota dewan, apakah perubahan tersebut disetujui saat itu juga, atau masih diperlukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/uji-coba-lintasan-transportasi-massal-skema-buy-the-service-bts.jpg)