Kajari Deliserdang yang Diduga Terlibat Pemerasan Pejabat Pemkab Deliserdang Dicopot Kejagung

Kejaksaan Agung akhirnya mencopot Kajari Deliserdang Teguh Wardoyo karena diduga terlibat pemerasan pejabat Deliserdang

Editor: Array A Argus
Tribun Medan
UPAYA KONFIRMASI-Sejumlah awak media mendatangi kantor Kejari Deliserdang dalam rangka upaya konfirmasi terkait pemeriksaan Kajari Deliserdang Teguh Wardoyo oleh KPK, Kamis (10/9). Sayangnya, Teguh "menghilang" bak direlan bumi sejak diperiksa KPK.(INDRA) 

T R I B U N-M E D A N.com,PAKAM-Kejaksaan Agung (Kejagung) RI akhirnya mengambil langkah tegas terhadap Teguh Wardoyo, Kepala Kejaksaan Negeri Deliserdang yang tersandung kasus dugaan pemerasan dan suap pejabat Pemkab Deliserdang.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono, Teguh Wardoyo sudah dicopot dari jabatannya.

Teguh Wardoyo dicopot bersama anak buahnya, Afrizal Chair Munawar yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Deliserdang.

Kadis Perizinan Deliserdang Bungkam Setelah Kajari Teguh Wardoyo Diperiksa KPK

"Pencopotan keduanya dilakukan setelah mereka menjalani pemeriksaan di bidang pengawasan.

Mereka dijatuhi sanksi berat," kata Hari, Rabu (30/9/2020).

Namun, Hari tidak menjelaskan secara rinci mengenai skandal pemerasan yang dilakukan Teguh Wardoyo.

Dia hanya mengatakan, bahwa benar ada dua pejabat di Kejari Deliserdang yang dicopot.

Warga Geruduk Kejari Deliserdang Desak KPK Tahan Teguh Wardoyo

"Saat ini keduanya dimutasi sebagai jaksa fungsional," kata Hari.

Ia mengatakan, setelah dicopot, Teguh Wardoyo akan bertugas di Bidang Datun Kejagung.

Sementara Afrizal Chair, dimutasi ke Pusdiklat Kejagung.

Terpisah, Kasi Intelijen Kejari Deliserdang Ricardo Marpaung akhirnya buka suara.

Setelah selama ini sempat bungkam terkait masalah Teguh Wardoyo, Ricardo mengakui bahwa dia sekarang punya pimpinan baru.

Adapun pegganti Teguh Wardoyo, yakni Doni K Ritonga.

Kajari Deliserdang Menghilang Setelah Diperiksa KPK, Diduga Terlibat Kasus Korupsi

Doni merupakan Koordinator Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumut.

Ricardo menjelaskan, mutasi antara Teguh ke Doni sudah dilakukan sejak 23 September 2020.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved