Breaking News:

Terkini Demo UU Cipta Kerja di Sumut

DEMO DI BINJAI, Aksi Tolak UU Omnibus Law, Anggota Dewan PKS dan Gerindra Janji di Hadapan Mahasiswa

Tak lama berselang, dua orang Anggota DPRD Binjai dari Partai Gerindra dan PKS turun menemui aksi massa.

T R IBUN-MEDAN.com/Dedi Kurniawan
Ratusan mahasiswa gabungan di Binjai melakukan aksi unjuk rasa menolak keras UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Binjai, Jumat (9/10/2020) 

Laporan Wartawan T r ibun-Medan,com / Dedy Kurniawan

T R IBUN-MEDAN.com, BINJAI - Gelombang penolakan keras atas UU Omnibus Law Cipta Kerja terus berlangsung di sejumlah daerah.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Presidium Mahasiswa Binjai melakukan aksi serupa mendatangi Kantor DPRD Binjai di Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (9/10/2020).

Massa datang didominasi almamater kebanggaan, didominasi warna biru.

Dalam aksinya masa meminta dan mendesak DPRD Kota Binjai untuk menolak dan menghapuskan upah minimum sektoral dan pemberlakuan upah minimum kabupaten/kota bersyarat.

Ratusan mahasiswa gabungan di Binjai melakukan aksi unjuk rasa menolak keras UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Binjai, Jumat (9/10/2020)
Ratusan mahasiswa gabungan di Binjai melakukan aksi unjuk rasa menolak keras UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Binjai, Jumat (9/10/2020) (T R IBUN-MEDAN.com/Dedi Kurniawan)

Nyanyian dan yel-yel khas gerakan dilantunkan sepanjang berkonvoi dan long march menolak UU Omnibus Law yang saat ini telah ditetapkan sebagai UU Cipta kerja.

Dalam spanduk dan poster tertera di antaranya mengkritisi BAB IV tentang ketenagakerjaan dalam pasal 78 bahwa waktu kerja lembur bisa dilakukan paling banyak 4 Jam dalam sehari dan 18 jam dalam seminggu.

Aksi massa juga menolak pengurangan nilai pesangon, dari 32 upah menjadi 25 bulan. Pesangon senilai 19 bulan upah dibayar pengusaha, sedangkan 6 bulan dibayar BPJS ketenagakerjaan.

Massa juga menolak perjanjian kerja waktu tertentu ( PKWT) yang bisa terus diperpanjang atau seumur hidup.

Menolak outsourcing pekerjaan seumur hidup tanpa ada batasan jenis pekerjaan, menolak jam kerja yang eksploitatif.  

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved