Ketua Tim Tanggap Darurat Bilang Kemunculan Awan Panas Gunung Sinabung Pertanda Baik

Aktivitas Gunung Sinabung akhir-akhir ini meningkat pesat dan kerap memunculkan awan panas serta pijar lava

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
AKTIVITAS erupsi Gunung Sinabung dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak gunung, Minggu (23/8/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com,SIMPANGEMPAT-Sudah sepekan terakhir, aktivitas Gunung Sinabung meningkat cukup signifikan.

Berdasarkan keterangan Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Sinabung Dr Ir Priatna, sejak tanggal 25 Oktober kemarin, pihaknya telah mencatat adanya aktivitas guguran sebanyak delapan kali.

Priatna mengatakan, aktivitas ini merupakan proses pertumbuhan gunung api melalui kubah lava.

Dengan adanya kemunculan awan panas, maka itu dianggap pertanda baik.

Baca juga: Abu Vulkanik Gunung Sinabung Selimuti Berastagi, Wisatawan Mengaku Khawatir

"Sering terjadinya awan panas guguran itu lebih bagus, karena energi yang keluar dari bumi melalui lubang gunung api dikeluarkan secara perlahan.

Jadi ini aktivitas pertumbuhan gunung api biasa," kata Priatna, saat ditemui di pos PGA Sinabung, Jalan Kiras Bangun, Simpangempat, Jumat (30/10/2020).

Priatna menjelaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya aktivitas awan panas ini.

Pasalnya, kemunculan awan panas belum memberikan bahaya secara langsung kepada masyarakat.

Terlebih, hingga saat ini jarak luncuran terjauh masih sepanjang 2.500 meter.

Baca juga: Malam Ini Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas, Terekam Sejauh 2.500 Meter

"Jadi bagi masyarakat tenang saja, ini adalah aktivitas biasa.

Jaraknya juga sampai saat ini 2.500 meter paling jauh, dan di arah luncurannya ini aktivitas masyarakat itu di jarak 3000 sampai 4000 meter," ucapnya.

Meskipun begitu, dirinya tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap selalu meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, masyarakat juga tetap diimbau untuk tidak memasuki zona merah yang telah dilarang.

Baca juga: HARI INI Gunung Sinabung Sudah Gempa 30 Kali, Warga Diminta Jauhi Zona Merah

Ketika ditanya aktivitas terbaru Gunung Sinabung, Priatna menjelaskan hingga kemarin tercatat adanya gempa guguran sebanyak kurang lebih 87 kali.

Dan untuk hari ini, terpantau jika Sinabung sudah mengeluarkan awan panas guguran sebanyak dua kali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved