Waspada! Vaksin Covid-19 Bisa Rusak dan Membahayakan Manusia Jika Suhu Tidak Stabil

Vaksin Covid-19 harus disimpan di lemari pendingin dengan suhu tertentu ahar tidak rusak dan membayhayakan

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Vaksinator memperlihatkan vaksin Covid-19 Sinovac sebelum disuntikkan ke tenaga kesehatan di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Rabu (20/1/2021). Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara menerima 354 unit vaksin yang terbagi dua tahap dan diikuti 177 Nakes. 

TRIBUN-MEDAN.com,KABANJAHE-Pemkab Karo pada Jumat (29/1/2021) kemarin telah menerima 3.760 dosis vaksin Sinovac yang disalurkan oleh Pemprov Sumut.

Setelah vaksin tersebut diterima, barang kemudian disimpan di lemari pendingin yang ada di gudang medis milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karo Arie O Lopiga, penyimpanan vaksin tersebut tidak bisa sembatangan.

Baca juga: 4440 Vaksin Covid-19 Diperkirakan Sampai di Asahan Siang Ini

"Sebelum mengetahui jadwal vaksinasi, kami simpan terlebih dahulu di tempat pendinginan.

Ini sudah standar WHO, jadi memang difungsikan untuk menyimpan vaksin,” kata Arie, Minggu (31/1/2021).

Dia mengatakan, suhu udara di tempat pendingin berbentuk kotak besar itu harus benar-benar diperhatikan.

Jika tidak, vaksin akan rusak dan membahayakan manusia penerima vaksin.

"Kalau suhunya paling rendah itu dua derajat celcius, dan maksimal delapan derajat celcius.

Karena setiap vaksin itu berbeda-beda cara penyimpanannya, ada yang memang tahan di suhu yang di bawahnya, dan ada yang bisa lebih.

Makanya setiap vaksin berbeda penanganannya," ungkap Arie.

Baca juga: Target Penyuntikan Vaksin Covid-19 Tahap Pertama di Medan Ditarget Selesai Januari 2021

Dari amatan Tribun Medan, kotak pendingin berukuran besar tersebut berwarna biru di bagian luarnya ini.

Sementara di dalamnya berwarna putih, dan terdapat keranjang besi tempat meletakkan vaksin.

Arie menjelaskan, untuk masalah kelistrikan, mereka tidak begitu khawatir.

Karena kotak pendingin vaksin sudah canggih.

Ketika listrik padam atau ada gangguan, kotak pendingin tetap bisa menjaga suhu paling lama 24 jam sejak listrik padam.

Baca juga: Dinkes Medan Belum Ada Terima Laporan KIPI, 49 Persen Nakes Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved