Nakes RSUP Adam Malik Belum Ada Komplain Soal Insentif, Manajemen Siap Dipanggil KPK
Pemotongan insentif tenaga kesehatan di Medan sempat menjadi perhatian publik, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
"Kami minta pihak RS segera menyelesaikan kewajiban terhadap para karyawannya.
Karena ini masa sulit, bagaimana yang masih punya tanggungan anak istri.
Saya harap kedepan kejadian ini tak terjadi lagi," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan, Sudari.
Ia mengatakan, harusnya masalah seperti ini tidak perlu terjadi.
Pihak rumah sakit sudah semestinya bijak dalam mengambil keputusan. Jangan sampai keputusan itu merugikan para karyawan.
Baca juga: BREAKING NEWS, Nakes Cocid-19 Tak Dapat Insentif 9 Bulan, Ombudsman Periksa Sekda dan Kadiskes Medan
"Kalau sudah sampai demonstrasi, berarti sudah ada ketidakharmonisan hubungan. Makanya mereka demo," katanya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menyarankan agar tenaga kesehatan di RS Permata Bunda membuat pengaduan ke DPRD Medan.(cr13/vic/cr14)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/demo-nakes-1.jpg)