Wacana Impor Beras dan Kebutuhan Jelang Ramadan, Berikut Penjelasan Bulog Sumut
Perum Bulog Sumut menyatakan siap untuk menghadapi masa Ramadan nanti. Untuk stok beras, Peum Bulog turut memastikan aman
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Wacana impor satu juta ton beras santer terdengar lantaran Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menilai stok beras dalam kondisi memprihatinkan yang hanya berkisar 800 ribu ton, termasuk stok impor beras.
Terkait dengan stok beras di Sumut, Pimwil Perum Bulog Sumut, Arif Mandu memastikan beras di Sumut dalam kondisi aman.
Ia mengungkapkan bahwa di Perum Bulog Divre Sumut menyimpan sekitar 12 ribu ton beras yang diperkirakan bisa mencukupi kebutuhan tiga bulan kedepan.
Baca juga: Kajati Sumut Serahkan Bantuan Tiga Ton Beras untuk Korban Bencana Sulbar dan Kalsel
"Untuk stok beras kita tiga bulan kedepan aman saat ini. Menyambut bulan Ramadan tidak akan kekurangan stok karena untuk konsumsi di bulan Ramadan itu bekisar 5000 ton," ungkap Arif, Sabtu (20/3/2021).
Dia mengatakan, bahwa penyerapan beras petani di Perum Bulog per 18 Maret 2021 sudah mencapai 5200 ton.
"Kalau untuk penyerapan itu hampir seluruh daerah di Sumut seperti Deliserdang, Serdangbedagai, Kisaran, Rantau Prapat, dan Siantar. Kalau terkait kebijakan impor beras itu kan kebijakan dari pusat, bukan di Bulog, jadi kita tidak bisa komentar," ujarnya.
Baca juga: Bongkar Kios lalu Gasak Beras, Paulus Sembiring Kini Mendekam di Sel Tahanan Polsek Delitua
Adapun untuk Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu dengan harga Rp 8300 per kg.
Arif mengklaim bahwa harga masih dalam batas normal.
"Kalau HPP itu Rp 8300, tapi kita juga ada beli harga komersil dan itu sesuai harga pasar berapa di pasaran. Kalau untuk harga stabil karena kita lakukan terus Operasi Pasar (OP). Harga stabil ini juga dipengaruhi karena saat ini lagi panen secara nasional baik itu di Jawa, Sulawesi, Sumatera hingga Aceh yg terdampak panen raya," kata Arif.
Saat disinggung mengenai stok beras impor di Bulog Divre Sumut, Arif menyebutkan bahwa saat ini untuk beras impor sebanyak 5000an ton.
Baca juga: Semua Stok Beras Bulog Sumut Berasal dari Produksi Dalam Negeri
"Perbandingan beras impor dan lokal itu 50:50. Kitakan ada pergeseran stok dari Divre Bulog di Sulsel atau ke daerah lain jika dibutuhkan. Kalau untuk beras impor ada sekitar 5000an ton saat ini," pungkasnya.(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/stok-beras-bulog.jpg)