Kebakaran di Jalan HM Yamin
Khadizah Meraung-raung saat Temukan Suaminya Tewas Terpanggang di Dalam Rumah
Khadizah, istri dari pemilik toko perabot di Jalan HM Yamin tak kuasa menahan tangis setelah mengetahui suaminya tewas dalam kondisi mengenaskan
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Hasanuddin alias Otong, pemilik toko perabot di Jalan HM Yamin, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan tewas terpanggang, Kamis (1/4/2021) pagi tadi.
Saat kejadian, Hasanuddin tengah tidur di lantai satu, sementara istrinya pergi meninggalkan rumah untuk membeli sarapan.
Pascakejadian, Khadizah yang tak kuasa menahan kesedihan setelah tahu suaminya tewas menangis sejadi-jadinya.
Wanita berbaju kuning itu meraung-raung, sesaat melihat jenazah suaminya diangkat menggunakan kantong jenazah warna kuning ke dalam mobil ambulans.
Baca juga: BREAKINGNEWS-Ruko Dua Lantai Hangus Terbakar, Petugas Gotong Jenazah Pakai Kantung Mayat
Saat itu petugas mengeluarkan jasad korban dari kamar mandi lantai satu rumahnya.
Disesaki warga yang ingin melihat, Khadizah berusaha melangkah menembus kerumunan warga.
Sementara kerabat-kerabat yang ada di lokasi berusaha menenangkannya.
Mereka berusaha menahan agar Khadizah tidak berlari mengejar mobil yang membawa suaminya ke rumah sakit.
Ia meronta-ronta agar bisa bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri jasad Hasanuddin.
Baca juga: Pemilik Toko Perabot Tewas Terpanggang, Berikut Kronologis Lengkap dari Kapolsekta Medan Timur
Wajahnya muram, suara tangisnya sesekali hampir tidak terdengar saking lamanya bersedu sedan disertai teriakan.
Setelah berteriak kencang, ia nampak pasrah duduk di kursi sandar berwarna marun.
Tangannya dibiarkan terkulai.
"Istighfar buk, istighfar," kata seorang kerabat berusaha menenangkan Khadizah..
Tragedi memilukan ini menjadi cobaan terberat bagi Khadizah.
Betapa tidak, ia yang sedang membeli sarapan supaya disantap bersama berujung kepedihan.
Baca juga: Kisah Nek Otong saat Lompat dari Lantai Dua Selamatkan Diri dari Kepungan Kobaran Api