Breaking News:

PHL BPPRD Menjerit, "Pak Wali Kota, Tolong Lah Kami, Sudah Tiga Bulan Kami Kerja Enggak Digaji"

Kepala BPPRD Medan Suherman "stel gila" dikonfirmasi soal anggotanya yang tak kunjung gajian hingga saat ini

Arjuna / Tribun Medan
Sekda Kota Medan, Wiriya Al Rahman, memberi keterangan usai diperiksa soal insentif tenaga kesehatan (nakes) yang merawat pasien Covid-19 tidak dibayarkan selama 9 bulan, di Kantor Ombudmsman RI Perwakilan Sumut Jalan Sei Besitang, Medan, Jumat (19/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Sejumlah honorer atau pekerja harian lepas (PHL) di lingkungan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan menjerit.

Sudah tiga bulan, terhitung sejak Januari hingga Maret 2021, para honorer dan PHL tidak gajian.

Mereka tidak tahu kenapa BPPRD tak kunjung menggaji pekerja, padahal para honorer tetap melayani masyarakat dan menjalankan tugasnya seperti biasa.

"Kami mau nanya takut. Kan tahu sendiri gimana di dinas ini. Kalau vokal kali, nanti kita kena pecat pula," kata sumber www.tribun-medan.com, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Oknum Honorer Gelapkan Dana Bansos UMKM

Sumber mengatakan, karena sudah tidak gajian selama tiga bulan, dia pun terpaksa meminjam uang kesana kemari untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Kepada Pak Wali Kota, tolong lah kami pak. Sudah tiga bulan kami kerja enggak digaji. Mau makan apa lah keluarga di rumah kalau begini," kata honorer tersebut minta namanya dirahasiakan.

Sumber mengatakan, sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan.

Dia pun tak tahu apakah dirinya dan keluarga bisa mengadakan punggahan sebagaimana keluarga muslim lainnya. 

Baca juga: Puluhan Honorer Dinas PUPR Deliserdang Dipecat, Ada yang Sedang Hamil 9 Bulan

Senada disampaikan honorer lainnya.

Mereka mengatakan, hingga awal April 2021, tak ada tanda-tanda gaji akan dibayar. 

Halaman
1234
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved