PHL BPPRD Menjerit, "Pak Wali Kota, Tolong Lah Kami, Sudah Tiga Bulan Kami Kerja Enggak Digaji"
Kepala BPPRD Medan Suherman "stel gila" dikonfirmasi soal anggotanya yang tak kunjung gajian hingga saat ini
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Sejumlah honorer atau pekerja harian lepas (PHL) di lingkungan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan menjerit.
Sudah tiga bulan, terhitung sejak Januari hingga Maret 2021, para honorer dan PHL tidak gajian.
Mereka tidak tahu kenapa BPPRD tak kunjung menggaji pekerja, padahal para honorer tetap melayani masyarakat dan menjalankan tugasnya seperti biasa.
"Kami mau nanya takut. Kan tahu sendiri gimana di dinas ini. Kalau vokal kali, nanti kita kena pecat pula," kata sumber www.tribun-medan.com, Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Oknum Honorer Gelapkan Dana Bansos UMKM
Sumber mengatakan, karena sudah tidak gajian selama tiga bulan, dia pun terpaksa meminjam uang kesana kemari untuk memenuhi kebutuhan hidup.
"Kepada Pak Wali Kota, tolong lah kami pak. Sudah tiga bulan kami kerja enggak digaji. Mau makan apa lah keluarga di rumah kalau begini," kata honorer tersebut minta namanya dirahasiakan.
Sumber mengatakan, sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan.
Dia pun tak tahu apakah dirinya dan keluarga bisa mengadakan punggahan sebagaimana keluarga muslim lainnya.
Baca juga: Puluhan Honorer Dinas PUPR Deliserdang Dipecat, Ada yang Sedang Hamil 9 Bulan
Senada disampaikan honorer lainnya.
Mereka mengatakan, hingga awal April 2021, tak ada tanda-tanda gaji akan dibayar.
"Belum ada dibayar gaji kami. Padahal biasanya memang kalau awal tahun bisa sampai Maret baru dibayar, tapi ini sudah April belum dibayar juga," kata sumber.
Ia mengatakan, PHL di lingkungan BPPRD seperti dirinya sempat lega dengan adanya kabar bahwa gaji tak jadi dipotong.
"Kemarin sempat ada kabar dipotong kan, sempat kepikiran juga lah. Cuma rupanya terakhir kabarnya enggak jadi dipotong. Cuma yang kami pertanyakan kenapa enggak dibayarkan sampai sekarang," ungkapnya.
Baca juga: Curi Handphone Pengunjung, Polisi Tangkap Seorang Honorer Rumah Sakit Sufina Aziz
Sementara itu, ia juga mengatakan, tidak hanya uang gaji PHL yang belum dibayarkan, namun uang makan ASN juga belum diterima.
"Para ASN juga uang makannya belum dibayar," katanya.