Program Vaksinasi Latsitarda di Sumut
Selain Drive Thru, Saat Ini Vaksinasi di Seluruh Faskes di Kota Medan Masih Berjalan
Dinas Kesehatan Kota Medan mengatakan, saat ini seluruh faskes yang ada di bawah naungan Pemerintah Kota Medan masih melayani vaksinasi
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi mengatakan, saat ini seluruh faskes yang ada di bawah naungan Pemerintah Kota Medan masih melayani vaksinasi.
Vaksinasi diperuntukkan untuk lansia dan petugas pelayan publik.
Hal ini disampaikan Edwin usai pembukaan vaksinasi drive thru di Lanud Soewondo Medan, Rabu (7/4/2021).
"Saat ini faskes-faskes yang lain yang ada di Medan masih melayani vaksin. Jadi lansia bisa ke sana juga dengan menunjukkan KTP Medan," ujar Edwin.
Menurutnya, jika lansia dan pendamping yang sudah divaksin di sistem drive thru, vaksinasi kedua bisa dilakukan di mana saja yang diingini.
"Kalau sudah mengikuti vaksin di sini, vaksin kedua itu bisa di mana saja. Karena itukan sudah ada jadwalnya, yang penting kartunya dibawa dan ditunjukkan di faskes terdekat," katanya.
Baca juga: Heboh Becak Goyang Ada Kepala Wanita Maju Mundur, Netizen: Tukang Becak Mesum Dekat Manhattan
Baca juga: PHL BPPRD Menjerit, Pak Wali Kota, Tolong Lah Kami, Sudah Tiga Bulan Kami Kerja Enggak Digaji
Edwin mengaku, ketersediaan vaksin untuk Kota Medan masih terbatas. Namun ia mengatakan proses vaksin masih akan dimaksimalkan sesuai dosis yang ada.
"Capaian Kota Medan untuk vaksinasi sekarang kan ketersediaan vaksin masih terbatas, dari jumlah penduduk Medan yang kita terima baru 10 persen. Jadi cakupan dan target kita baru segitu saja, sekitar 10 persen, itu yang kita maksimalkan," ungkapnya.
Edwin berujar, pelaksanaan vaksinasi drive thru merupakan upaya untuk mempercepat proses vaksinasi di Kota Medan.
"Secara formal kita sudah mulai hari ini tanggal 7 April dengan sasaran khusus lansia dan pendamping. Jadi sesuai dengan aplikasi yang sudah kita publikasikan itu dengan sasaran lansia dan pendamping," ungkapnya.
Ia juga menekankan, jika pelaksanaan vaksinasi drive thru tidak hanya bisa diikuti oleh pemilik kendaraan roda empat atau mobil. Tapi juga bisa diikuti oleh roda dua seperti sepeda motor.
"Ini kan namanya drive thru, artinya pelayanan dengan berkendaraan. Utamanya memang kendaraan roda empat, tapi kita juga melayani yang roda dua," kata Edwin.
Untuk saat ini, kata Edwin, jumlah warga Medan yang telah divaksin yakni sebanyak 150 hingga 160 ribu orang yang telah divaksin.
Ia berharap proses vaksinasi ke depannya dengan sistem Drive Thru dapat dikebut.
"Mudah-mudahan berjalan lancar, jadi kita juga bekerjasama dengan faskes dengan sistem pelayanannya mulai dari pendaftaran, skrining, penyuntikan dan observasi. Jadi ke depan dengan jumlah vaksin yang ada akan kita percepat prosesnya sesuai dengan ketersediaan vaksin yang ada," pungkasnya.
Baca juga: DPRD Sumut Janji Panggil Pertamina untuk Protes Kenaikan Harga BBM
Baca juga: TAKUT JARUM SUNTIK, Seorang Polisi Keringatan saat Divaksin, Atasan: Sudah Lihat Cewek Itu Saja