Tengah Malam Gunung Sinabung Keluarkan Guguran Beruntun Dua Kali
Setelah mengalami aktivitas guguran sebanyak delapan kali pada Kamis (13/5/2021) malam tadi, aktivitas vulkanik Gunung Sinabung ternyata masih tinggi
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
"Benar sejak sekira pukul 19.37 WIB sampai pukul 21.30 WIB, Sinabung mengalami erupsi beruntun. Berdasarkan catatan kita, guguran ini terjadi sebanyak delapan kali," ujar Armen.
Armen menjelaskan, selama dua jam mengalami aktivitas guguran secara beruntun pihaknya mencatat getaran yang ditimbulkan dari dalam perut Gunung Sinabung terekam di alat pendeteksi getaran atau seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm.
Dengan durasi aktivitas kegempaan mulai 197 detik, hingga selama 443 detik.
Ketika ditanya perihal jarak dan arah luncur dari guguran ini, Armen belum dapat mengalami secara visual berapa jauh jarak luncur karena gunung tertutup kabut.
Kondisi kabut yang menutupi gunung ini karena di sekitar puncak gunung sedang diguyur hujan sejak siang tadi.
"Kalau untuk jarak luncurnya sampai saat ini belum dapat teramati. Karena di sekitar gunung tertutup kabut, sehingga kita tidak dapat melihat visual aktivitas guguran ini," ucapnya.
Ditanya perihal penyebab aktivitas guguran beruntun ini, dirinya menjelaskan jika hal ini disebabkan karena tekanan dari dalam gunung yang cukup tinggi.
Selain itu, berdasarkan pengamatan dan catatan yang dimiliki, sampai saat ini Sinabung masih mengalami aktivitas yang cukup tinggi.
"Kalau kita lihat, kini disebabkan karena tekanan magmanya dari dalam gunung cukup tinggi. Selain itu, kita perkirakan guguran ini karena kubah lava yang berada di puncak gunung tidak stabil, sehingga runtuh," ungkapnya.
Lebih lanjut, dengan masih tingginya aktivitas vulkanik dari dalam perut Gunung Sinabung ini, pihaknya memperkirakan jika potensi untuk kembali terjadi erupsi dan awan panas guguran masih cukup tinggi.
Melihat kondisi ini, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak memasuki zona merah yang telah ditentukan.
(cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gunung-sinabung-mengalami-erupsi-dua-kali-hari-ini_lebaran.jpg)