Museum Uang Sumatera, Cocok Jadi Lokasi Wisata Sejarah
Museum yang diklaim sebagai museum uang pertama dan satu-satunya di Pulau Sumatera.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Bingung menentukan kemana Anda akan berlibur?
Jika Anda belum menentukan, berkunjung ke Museum Uang Sumatera bisa menjadi pilihan Anda.
Museum yang diklaim sebagai museum uang pertama dan satu-satunya di Pulau Sumatera.
Baca juga: Profil Bakhtiar Ahmad Sibarani, Bupati Tapanuli Tengah, Pernah Bekerja Sebagai Pembongkar Ikan
Museum uang terletak di Jalan Pemuda, No 17, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara.
Sesuai dengan namanya, Museum ini berisi ribuan koleksi mata uang kuno dari berbagai daerah.
Baca juga: Ketua Panitia Fun Futsal Cup Divonis 18 Bulan, Bersalah Palsukan Tanda Tangan Polisi
Museum ini berada di lantai dua komplek Gedung Juang 45 Kota Medan, dan difasilitasi dengan ruangan perpustakaan, ruang inspirasi, ruang kreasi, pojok diskusi, dan aula.
Museum ini didirikan oleh Saparudin Barus, seorang prajurit aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 2 Mei 2017.
Baca juga: POTRET Bintang FTV Rupawan, Namanya Melody Prima, Fotonya di Rumah Jadi Sorotan
Saparudin Barus merupakan kolektor uang kuno.
Karena kecintaannya kepada sejarah dan keinginannya untuk mendirikan satu wadah uang kuno, maka didirikanlah Museum ini.
Dalam waktu yang cukup lama, Saparudin Barus mengoleksi uang kuno ini sampai akhirnya dijadikan Museum.
"Pak Saparudin Barus ini Tentara, dia mengoleksi uang kuno dari daerah dia tugas. Bapak kan tugasnya pindah-pindah," kata Ikhsan, penanggung jawab Museum Uang Sumatera kepada pengunjung, Rabu (26/5/2021).
Selain koleksi pribadi Saparudin Barus, uang kuno Museum Uang Sumatera ini didapatkan dari kolektor-kolektor lain yang mempercayakan koleksinya ke Museum Uang Sumatra dan Komunitas Numistatik (istilah untuk kolektor uang kuno).
Baca juga: Ketua Panitia Fun Futsal Cup Divonis 18 Bulan, Bersalah Palsukan Tanda Tangan Polisi
Koleksi Museum Uang Sumatera tidak hanya uang kuno.
Ada juga surat-surat berharga kuno, bukti pembayaran kuno, bea cukai kuno, dan mesin cetak uang kuno Oerita (Oeang Republik Indonesia Tapanuli).
Ada hal unik yang terjadi dengan satu di antara koleksi Museum Uang Sumatera, yaitu mesin pencetak uang zaman kolonial Oerita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ribuan-uang-kuno-koleksi-saparudin-barus.jpg)