Museum Uang Sumatera, Cocok Jadi Lokasi Wisata Sejarah
Museum yang diklaim sebagai museum uang pertama dan satu-satunya di Pulau Sumatera.
Mesin itu pernah ditawar dan ingin dibeli oleh Fadli Zon (bekas wakil ketua DPR RI).
Namun, Saparudin Barus pendiri Museum Uang Sumatera menolak karena alasan mesin itu tidak dijual.
"Salah satu mesin ini, pernah di tawar Fadli Zon. Harganya fantastis kali, Rp 1,5 M. Tapi pak Saparudin gak mau jualnya," kata Ikhsan.
Baca juga: AKBP H Ikhwan Lubis, Dirikan Komunitas Sedekah Jumat untuk Tolong Sesama
Mesin pencetak uang itu dahulu digunakan untuk mencetak uang sebagai alat pembayaran di Pulau Sumatera.
Museum Uang Sumatera mengoleksi empat mesin pencetak Orita.
Museum Uang Sumatera buka setiap hari, mulai pukul 09.00 wib - 16.00 wib di saat pandemi.
Di hari biasa, buka sampai pukul 21.00 wib.
Untuk tiket masuk dipatok dengan harga Rp 10.000,- dan pengunjung mendapatkan uang koin kuno sebagai cinderamata.
(cr12/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ribuan-uang-kuno-koleksi-saparudin-barus.jpg)