Update Covid 19 di Medan
Ngeri Nih, Dalam 24 Jam Kasus Kematian Covid-19 di Kota Medan Ada 11 Orang
Kasus kematian Covid-19 di Kota Medan kian mengkhawatirkan. Dalam 24 jam ada 11 orang meninggal dunia
Dikatakannya, selain penambahan ruangan isolasi, RS Royal Prima juga membantu Pemko Medan dalam fasilitasi swab antigen dari hasil tracing di dua lingkungan yang diisolasi.
Baca juga: 33.000 Ribu Lansia di Karo Bakal Segera Divaksin Covid-19
"Mereka juga sudah bersedia membantu kita untuk melakukan swab antigen pada lingkungan-lingkungan kita nanti yang hari ini kita sudah ketahui ada dua lingkungan yang kita isolasi,"
"Ini masyarakat di sana nanti yang kita anggap perlu kita lakukan swab antigen di royal prima memberikan bantuannya kepada Pemerintah Kota Medan," tuturnya.
"Swab antigen kita sudah bisa dimulai besok. Nah ini untuk masyarakat yang kita isolasi," tambahnya.
Sementara untuk Rumah Sakit Martha Friska, kata Bobby juga kembali dioperasikan untuk menangani Covid-19 dengan ketersediaan 50 tempat tidur untuk pasien.
"Dan hari ini juga informasi Rumah Sakit Martha Friska sudah kita kembalikan beroperasi ada 50 bed juga tambahan ini untuk mengantisipasi pelonjakan kasus yang terus meningkat," katanya.
Baca juga: Kelurahan Tanjung Sari Tertinggi Kasus Covid-19, Petugas Jaga Minta Pengendara Putar Arah
Menantu Presiden Jokowi ini berharap penambahan bed dapat mengurangi jumlah pasien yang mengantre ataupun terpaksa ditolak pihak RS karena ruang rawat inap penuh.
"Agar tidak terjadi antrean, tidak terjadi penolakan dari Rumah Sakit karena penuh. BOR dari masing-masing Rumah Sakit kita minta yang sudah hampir 100 persen ini yang masih ada fasilitas masih ada ruangannya tolong dimaksimalkan,"
"Seperti di Royal Prima ini tadinya kampus di lantai 3 dan 4 dijadikan ruangan isolasi dan ICU dan UGD khusus Covid-19 agar tidak bercampur dengan pasien-pasien lainnya," katanya.(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemakaman-covid-19-di-simalingkar-3.jpg)