Breaking News:

Penggelapan Mobil

Jaksa Ultimatum Polres Langkat Segera Bereskan Kasus Penggelapan Mobil yang Libatkan ASN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat mengultimatum Polres Langkat untuk menyelesaikan kasus penggelapan mobil yang libatkan ASN

ilustrasi/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Kasus penggelapan mobil 

TRIBUN-MEDAN.COM,STABAT--Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat mengultimatum Polres Langkat untuk segera menyelesaikan kasus penggelapan mobil yang melibatkan ASN UPTD Dinas PU Kabupaten Deliserdang berinisial ZG.

Jaksa meminta agar penyidik Sat Reskrim Polres Langkat segera mengirim tersangka bersama barang bukti ke kejaksaan. 

"Kami sudah keluarkan P-21 A, jikalau sebulan kedepan belum juga ditindaklanjuti dengan penyerahan tersangka dan barang bukti, maka sesuai SOP, SPDP kami kembalikan kepada penyidik," kata Kasi Pidum Kejari Langkat Anggara Setya Ali, Senin (7/6/2021).

Baca juga: OKNUM PNS Dinas PU Tersangka Kasus Penggelapan Mobil Masih Berkeliaran, Kasi Intel Angkat Bicara

Dia mengatakan, berkas kasus ini sebenarnya sudah lengkap.

Tapi entah kenapa, barang bukti dan tersangkanya belum diserahkan polisi.

Akibat ketidakprofesionalan penyidik, penegakan hukum terhadap kasus ini terhambat.

Bahkan, kasus ini tak kunjung disidangkan. 

Baca juga: Korban Penggelapan Mobil Pertanyakan Penanganan Kasus oleh Polres Langkat

 "Infonya dari JPU, kemarin sudah mau diserahkan tersangka dan BB-nya kepada kami, cuma ada satu tersangka yang berhalangan karena sakit, jadi kemungkinan di jadwal ulang," ungkapnya. 

Sebelumnya, Kasi Intel Kejari Langkat Boy Amali mengatakan bahwa berkas kasus ini sudah masuk sejak April 2021 lalu.

Namun, seorang tersangka yang merupakan ASN berinisial BG tak kunjung diserahkan.

Ismail sendiri mengaku tidak tahu bahwa oknum ASN itu ditangguhkan polisi. 

Baca juga: Polres Tanah Karo Bongkar Sindikat Penggelapan Mobil dari Aceh Tenggara, 9 Kendaraan Diamankan

"Tapi soal penangguhan tersangka kami tidak tahu. Kami layangkan surat ke Polres, menanyakan soal tersangka dan barang bukti," ucapnya.

Terkait kasus ini, korban bernama Sukirin bertanya-tanya kapan kasusini akan disidangkan.

Sukirin menduga, bahwa Polres Langkat sengaja membiarkan kasus ini berlarut-larut.(wen/tribun-medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved