Breaking News:

Warga Protes Galian Ilegal di Bukit PKS Gohor Lama Langkat, PT KAI Akan Cek Lokasi

Ia mengatakan, bahwa setau warga, tanah tersebut adalah milik PT KAI, bukan milik oknum pengusaha berinisial IG, mengaku dekat dengan Kapolda Sumut.

Satia
Aktivitas galian tanah di Bukit PKS, Desa Gohor Lama, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diresahkan warga. 

TRIBUN MEDAN.COM, LANGKAT - Aktivitas galian tanah di Bukit PKS, Desa Gohor Lama, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, diresahkan warga.

Sebab, galian yang dilakukan itu membuat jalan perkampungan rusak dan abu beterbangan, hingga masuk ke dalam rumah warga.

Selain itu, akibat galian tanah perbukitan yang diduga ilegal ini, jalan rel milik PT KAI ikut berlumuran tanah karena tergilas mobil-mobil truk yang memuat tanah.

Bahkan, saat warga datang untuk bertanya kepada pekerja mengenai aktivitas penggalian, mereka malah mengklaim telah berkoordinasi dengan oknum di polda.

"Jika ditanya ke penggali itu, katanya mereka sudah berkoordinasi dengan Polda. Entah betul enggaknya koordinasi yang dimaksud tersebut, ya itu tameng mereka," kata AS, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Wali Kota Medan Bobby Akui Layanan RSUD Pirngadi Belum Baik, tapi Bantah Dugaan Mengcovidkan Pasien

Baca juga: Akhirnya Terbongkar Juga Mahar Ayu Ting Ting, Terucap dari Mulut Ivan Gunawan: 500 Juta Dia Gak Mau

Ia mengatakan, bahwa setau warga, tanah tersebut adalah milik PT KAI, bukan milik oknum pengusaha berinisial IG, mengaku dekat dengan oknum Polda Sumut.

"Yang kami tahu, itu tanah milik PT KAI. Tanah dan batu (materialnya) diambili semua sama oknum pengusaha IG," ujar warga sekitar yang tak mau menyebutkan identitas lengkapnya.

AS mengatakan, IG dengan mudahnya mengambil tanah tersebut, seakan tidak ada yang ditakuti olehnya.

"Itu Negara membangun jalan PJKA, tapi dengan mudahnya mereka menghancurkannya dengan mengorek bahan material dari situ," lanjutnya.

Karena mengaku dekat dengan oknum perwira Polda Sumut, pekerja terus menggali bukit yang dahulunya masih terjaga, kini menjadi wilayah rawan longsor.

Baca juga: Kisah Hancurnya Bisnis Konglomerat Indonesia dengan Ipar Soeharto Cuma Karena Sebatang Rokok

Baca juga: Duka Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Ternyata Sempat Buat Surat Pembatalan Izin Tambang Emas

Galian Ilegal di Johar Lama, Langkat dan penampakan rel kereta api milik PT KAI.
Galian Ilegal di Johar Lama, Langkat dan penampakan rel kereta api milik PT KAI. (HO)
Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved