Cara Pembuatan Eco Enzyme, Sampah Yang Diubah Menjadi Bernilai Ekonomis
Melihat situasi itu, belakangan banyak peneliti ingin memanfaatkan sampah menjadi bernilai ekonomis mengatasi sedikit demi sedikit persolan.
- Tuang semua bahan ke dalam ember, kemudian campurkan gula dan air ke dalam wadah sesuai takaran yang ditentukan di atas.
-Tutup rapat mengunakan plastik dan ikat dengan karet ban yang telah di sediakan hingga udara tidak bisa masuk.
- Simpan di tempat yang kering dan sejuk terhindar dari matahari dengan suhu dalam ruangan.
- Buka tutup wadah penyimpanan setiap hari pada minggu pertama untuk menghilangkan gas hasil fermentasi.
- Buka tutup wadah penyimpanan setiap dua hari sekali pada minggu kedua dan ketiga.
- Aduk cairan pada waktu penyimpanan satu bulan dan dua bulan.
- Eco Enzym siap dipanen minimal setelah tiga bulan penyimpanan.
Baca juga: Rakerda Repdem Sumut Lahirkan Kepeloporan Kerja-kerja Politik, Martua Siadari Jadi Formatur Tunggal
- Dianjurkan menggunakan lebih banyak kulit buah-buahan dibandingkan sisa sayuran
- Gunakan kulit jeruk agar cairan Ezo-enzym beraroma segar
- Jangan gunakan wadah berbahan logam karena kurang elastis.
(cr6/tribun-medan.com)