Breaking News:

PPKM Mikro

Komentar Edy Rahmayadi Soal Kegiatan Agama di Rumah Ibadah Selama PPKM Mikro

Gubernur Sumut edy Rahmayadi angkat bicara soal PPKM Mikro dan kegiatan agama

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Array A Argus
Ist
Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tampak kompak.(Ist) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi angkat bicara soal pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Miko di Sumut.

Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur Sumut No 188.54/26/INS/2021, untuk wilayah yang berada di level 4, disampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan keagamaan dan ibadah rutin di rumah ibadah untuk sementara ditiadakan. 

Namun kini penerapannya tergantung dengan kondisi di daerah.

Baca juga: Pemko Medan Segel 20 Lokasi Usaha dan Terbitkan 400 BAP Selama Penerapan PPKM Mikro

Jika pemerintah daerah menyatakan penyebaran Covid-19 masih dinilai aman dan terkendali, maka kegiatan keagamaan tetap dapat dilaksanakan di rumah ibadah dengan persyaratan dan prokes yang ketat.

"Pelaksanaan ibadah di tempat ibadah diperbolehkan sepanjang menerapkan prokes yang ketat. Jika harus ditutup merupakan hasil evaluasi Satgas kabupaten/kota masing-masing," kata Edy Rahmayadi, Rabu (7/7/2021).

Di samping itu, penyebaran Covid-19 di Sumut disebut masih relatif terkendali.

Baca juga: PPKM Mikro, Bobby Nasution: Mal Hanya Boleh Sampai Jam 5 Sore, Acara Hajatan Hanya 30 Orang

Memang, kata dia, ada peningkatan kasus Covid-19 di Sumut, tetapi belum mengarah untuk penutupan sementara tempat-tempat ibadah.

"Masih terkendali, kita belum harus menutup tempat-tempat ibadah untuk ibadah rutin, tetapi harus menerapkan Prokes dengan ketat,"

"Bila mana dalam perkembangan, kemudian Satgas kabupaten/kota setelah evaluasi merasa perlu menutup tempat ibadah sementara waktu, itu dilakukan untuk melindungi masyarakat," jelas Edy Rahmayadi.

Baca juga: MEDAN Terapkan Pengetatan PPKM Mikro, Vaksinasi Anak Terpaksa Dilakukan dengan Pembatasan Peserta

Sebagai upaya pencegahan penularan covid-19, Edy Rahmayadi mengimbau masyarakat agar tetap di rumah dan disiplin prokes 5M, mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas diri.

Selain itu masyarakat harus bersedia disuntik vaksin covid-19 dan mengikuti vaksinasi gratis yang dilaksanakan pemerintah.(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved