Breaking News:

Kesehatan

Apa Itu Inhaler dan Nebulizer, Baik Digunakan untuk Penderita Komorbid Asma Covid, Disarankan Dokter

Kebanyakan penderita covid-19 yang meninggal memiliki penyakit penyerta (komorbid) di antaranya asma.

Editor: Salomo Tarigan
ilustrasi istimewa via tribunjateng
Pasien Covid-19 mendapat perawatan 

Namun penggunaan, nebulizer biasanya menggunakan cairan yang telah ditentukan dosisnya oleh dokter dan harus diuapkan kemudian dihirup melalui corong.

"Tapi nebulizer menggunakan cairan yang diuapkan, uapnya ini dihirup. (Namun) penggunaan dosis cairan untuk nebulizer juga harus diperhatikan, biasanya (dokter) memberikan dosis," jelas dr. Fajri.

Baca juga: BERITA TERBARU Corona Varian Delta, WHO Ungkap Semua Vaksin Covid-19 Efektif dan Disetujui

Sedangkan untuk penggunaan inhaler, penderita asma hanya membuka mulut, menarik nafas cukup dalam sambil mengatupkan bibir secara rapat pada corong selama beberapa detik untuk bisa menghirup obat yang ada di dalamnya.

"Kalau inhaler, biasanya penderita harus menarik nafas panjang selama beberapa detik untuk menghirupnya," papar dr. Fajri.

Namun ini tergantung pada kondisi penderita asma tersebut, karena penyakit ini memiliki beberapa tingkat keparahan yakni asma intermiten, asma persisten ringan, asma persisten sedang, dan asma persisten berat.

"Ini tergantung kondisinya, karena asma ada beberapa tingkatan," tutur dr. Fajri.

dr. Fajri kemudian menegaskan bahwa asma merupakan penyakit yang harus diwaspadai bagi mereka yang menderita Covid-19.

Terlebih jika penderita asma yang terkena Covid-19 ini juga memiliki komorbid lainnya seperti jantung, gula (diabetes) dan obesitas.

"Asma ini memang kondisi yang dapat memperparah Covid-19, apalagi jika ditambah obesitas, gula, penyakit jantung. Asma ini saja sudah penyakit kronis, akan parah kalau ditambah penyakit kronis lainnya," pungkas dr. Fajri.

Perlu diketahui, nebulizer kini menjadi alat bantu pernafasan yang tengah diburu masyarakat sebagai alternatif pengganti tabung oksigen saat kasus virus corona (Covid-19) terus mengalami lonjakan signifikan.

Lalu apa itu nebulizer?

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved