Breaking News:

SIAP-SIAP, Pejabat di Deliserdang Bakal Ada yang Jadi Tersangka Korupsi

Kejari Deliserdang terus melakukan pendalaman terkait dugaan korupsi di Disdukcapil Deliserdang

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
Tim Pidana Khusus (Pidsus) dan Intel Kejaksaan Negeri Deliserdang, menggeledah Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Deliserdang, Senin (19/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,PAKAM-Kejari Deliserdang dalam waktu dekat akan menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Deliserdang.

Ada kabar, bahwa calon tersangka dalam kasus ini merupakan oknum pejabat. 

Kajari Deliserdang Jabal Nur ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya tinggal menunggu penghitungan uang kerugian negara. 

"Kasusnya kan sudah masuk penyidikan, artinya dua alat bukti sudah dimiliki, sekarang kita tinggal menunggu berapa kerugian negara," kata Jabal Nur, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: PENYEKATAN Perbatasan Medan-Deliserdang Dilakukan hingga 2 Agustus meski PPKM Tak Diperpanjang

Dia mengatakan, selain menunggu hasil penghitungan kerugian negara, sekarang penyidik tengah memilah orang-orang yang terlibat langsung dalam perkara ini.

Siapa saja otak pelaku, dan siapa penanggungjawab kegiatan. 

"Ini masih kita pilah-pilahkan. Nanti kalau sudah penetapan tersangka, baru bisa kita buka. Karena (berapa kerugian negara) itu nanti juga akan dibuka dalam surat dakwaan," terang Jabal Nur. 

Sebelumnya, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Deliserdang menggeldah kantor dan rumah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Deliserdang.

Penggeledahan ini sekaitan dengan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran kegiatan belanja habis pakai peralatan komputer pada Disdukcapil tahun anggaran 2020.

Baca juga: DEMI Menekan Covid-19 di 2 Kecamatan Ini, Sekda Deliserdang Gelar Pertemuan dengan Para Kepala Desa

"Penggeledahan dilakukan sejak pukul 11.00 WIB dan masih berlangsung. Penggeledahan dilakukan dengan dibantu Tim Intel Kejari Deliserdang," kata Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Senin (19/7/2021).

Dia mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen dan data sekaitan dengan kasus dugaan korupsi tersebut. 

"Penggeledahan dilakukan karena kurang kooperatifnya pihak Dinas Dukcapil dalam memberikan data-data yang dibutuhkan," ungkapnya.

Penggeledahan tersebut, kata Sumanggar, dilakukan berdasarkan penetapan dari Pengadilan Negeri Medan Kelas 1A Khusus Nomor :  10/PGD/PID.SUS-TPK/2021/PN-MDN Tgl 16 Juli 2021 dan Surat perintah Penggeledahan Kepala  Kejaksaan Negeri Deliserdang Nomor : Print- 1165/L.2.14.4/Fd.1/07/2021 tanggal 19 Juli 2021.

"Giat sedang dilaksanakan dan masih berlangsung dengan aman dan lancar serta dlaksanakan sesuai dengan Prokes Covid 19," pungkasnya.(dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved