Awalnya Gara-gara Bebek, Aiptu Josmer Manurung Tewas Ditembak, Pelaku Rampas Senpi Korban

Insiden berdarah penembakan polisi terjadi di areal tanah garapan PTPN II Dusun 11 Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
HO / Tribun Medan
Aiptu Josmer Samsuardi Manurung 

Wanita yang tidak bersedia menyebutkan namanya itu mengaku suaminya masih berada di kantor polisi karena dimintai keterangan. 

"Korban ini baru sekitar setahun paling punya bebek di sini. Tanya-tanya sama polisi sajalah bang," kata wanita tersebut.

Sementara itu, orang yang pertama kali mengetahui kejadian penembakan adalah Supriadi (36) yang juga tinggal di dekat usaha peternakan bebek korban.

Ia mengaku sempat ketakutan karena pelaku sempat datang ke rumahnya dengan membawa pistol.

"Dia (pelaku) sempat minta bantuan untuk membuang korban. Dia bilang pertamanya, “Dia udah kutembak” gitu. Saya nggak mau dan sempat takut dan mengunci pintu rumah," kata Supriadi.

Karena tidak mau membantu, pelaku memecahkan kaca jendela rumah Supriadi.

Beruntung saat itu ada dua orang yang datang setelah ditelepon oleh Supriadi.

Tidak lama kemudian Supriadi dan dua orang temannya berhasil melumpuhkan pelaku dan mengikatnya.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved