Awalnya Gara-gara Bebek, Aiptu Josmer Manurung Tewas Ditembak, Pelaku Rampas Senpi Korban
Insiden berdarah penembakan polisi terjadi di areal tanah garapan PTPN II Dusun 11 Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
Jasad korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut. Sedangkan tersangka diamankan berikut senjata api milik korban ke Polres Deliserdang.
Dari kejadian tersebut polisi mengaamankan barang bukti berupa sepucuk senjata api milik korban. Delapan butir amunisi kaliber 9 mm, 1 magazine, 11 pcs kunci dan sebuah tas sandang.
Baca juga: Aiptu Josmer yang Ditembak Mati Saudaranya Tinggalkan Dua Anak dan Istri yang Hamil
Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin Manurung mengungkapkan, selama ini pelaku bekerja sebagai pengurus usaha peternakan bebek di area tanah garapan eks PTPN II Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.
"Dia sakit hati karena dimarahi. Korban inikan punya usaha peternakan bebek jadi bebeknya itu banyak bermatian dan hasil telurnya juga berkurang," ucap Sawangin, Kamis.
Sawangin menambahkan korban yang bertugas di Polda Sumut sudah dua minggu tidak datang ke lokasi usaha peternakan karena sempat positif Covid.
Korban sendiri diketahui merupakan warga Jalan Kebun Sayur, Gang Melati Dusun XII, Desa Limau Manis, Tanjung Morawa.
Pelaku nekat menembak korban karena sakit hati dengan korban yang sering memakinya.
"Jadi begitu dia datang ke sana sempat bersihkan pistolnya tapi dari belakang direbut pelaku dan langsung ditembakkannya. Pelaku sudah menyesali perbuatannya," kata Sawangin.
Saat ini pelaku sudah ditahan di Polsek Tanjung Morawa. Kasus pembunuhan ini rencananya akan dilimpahkan ke Polresta Deliserdang.

Korban Minta Tolong Tetangga
Informasi yang dihimpun Tribunmedan.com, pelaku mencoba menghilangkan jejak pembunuhan.
Ia berusaha menyeret korban dengan maksud berencana untuk membuang mayat korban namun pelaku tidak sanggup menyeretnya.
Pelaku kemudian datang ke rumah tetangganya sambil memegang senpi tersebut.
Ia memaksa tetangganya untuk membantunya membuang mayat korban, namun permintaan itu ditolak.
"Tadi malam sekitar jam 9 malam kejadiannya. Satu kali saja dengar suara tembakannya. Yang nembak itu yang saudara dia dan kerja jadi tukang jaga bebek. Ada sekitar 700 ekor di dalam bebeknya itu," ucap seorang wanita yang bermukim di dekat usaha ternak bebek milik korban.