Breaking News:

Kepala BPKAD Binjai Tutup Mulut Rapat-rapat Ditanya Pajak 'Mencekik Leher' ke Pedagang Kecil

Kepala BPKAD Binjai Affan Siregar tutup mulut rapat-rapat ditanya soal pajak 'mencekik leher' ke pedagang kecil

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Kepala BPKAD Kota Binjai Affan Siregar, ditemui di Kantor Balai Kota, Jalan Sudirman, Kamis (26/8/2021). (TRIBUN-MEDAN.COM/SATIA). 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI- Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Binjai Affan Siregar, tutup mulut rapat-rapat saat ditanya mengenai nasib para pedagang kecil yang dikenakan pengutipan pajak 'mencekik leher'.

"Saya no comment soal pajak itu," katanya, saat ditemui di gedung BKD, Jalan Monginsidi, Rabu (8/9/2021).

Padahal, DPRD Kota Binjai sebelumnya telah menyampaikan dua tuntutan para pedagang kepada Wali Kota Binjai Amir Hamzah.

Adapun dua tuntutan yang diajukan, yakni meminta penundaan penagihan pajak kepada pedagang.

Baca juga: Pedagang Pecel Ini, Hampir Terkena Serangan Jantung Melihat Tagihan Pajak dari Pemkot Binjai

Kemudian menurunkan persenan yang dikenakan pada penagihan pajak tersebut.

Dalam surat tagihan, setiap pedagang akan dikenakan pajak restoran 10 persen kepada setiap pembeli.

Namun, untuk saat ini para pedagang keberatan dengan pengutipan pajak yang dilakukan secara mendadak saat pandemi Covid-19 masih melanda.

Tak tanggung-tanggung, pedagang bakso di Kota Binjai terutang kepada pemerintah Rp 6 juta, walaupun sosialisasi mengenai pajak belum dilakukan.

Baca juga: Kaget Ditagih Pajak, Pedagang Kecil di Binjai Mengaku Tidak Tahu Adanya Pertemuan dengan DPRD

Pedagang lain, seperti penjual pecel pinggir jalan dikenakan Rp 3 juta, dan harus membayarkan tunggakan kepada pemerintah.

"Jadi kita kemarin telah bertemu dengan BPKAD, dalam pertemuan itu kita sampaikan bagaimana untuk menurunkan persen tagihan pajak atau menghitung keuntungan setiap pedagang," kata Ketua DPRD Kota Binjai, Noor Sri Alamsyah Putra, Jumat (3/9/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved