TRIBUNWIKI

SOSOK Brian Harefa, Anak Pulau Yang Keliling Dunia Lewat Saksofon

Kecintaan dirinya terhadap musik membuat Brian akhirnya membentuk grup orkestra bersama sahabatnya, Nelson.

Tayang:
Editor: Ayu Prasandi
HO
Brian Laso Saro Harefa 

Kecintaan dirinya terhadap musik membuat Brian akhirnya membentuk grup orkestra bersama sahabatnya, Nelson.

“Saya buat ini berdasarkan passion. Di Medan ini dulu ada grup orkestra tapi karena di Medan konsumennya tidak ada, terakhir tenggelam dan 2013 saya ada buat bareng Nelson grup orkestra,” ujarnya.

Membentuk grup orkestra ternyata tak semulus yang dibayangkan. Terbentuk pada tahun 2013, grup Brian akhirnya mampu tampil pada tahun 2016.

Baca juga: Begini Cara Achmad Fadil Nasution, Tim Billiar Sumut Usir Jenuh Saat Training Camp

“Jadi dalam tiga tahun itu kita belajar dan latihan terus, dan tahun ketiga baru dapat jobnya. Jadi dari 2016 hingga sekarang masih terus berjalan. Jadi setelah grup orkestra itu kan ramai anggotanya, dan gak banyak juga yang pakai jasanya. Jadi pelan-pelan dari orkestra turun ke band dan akustik karena mereka Multi skill,” jelasnya.

Diceritakan Brian, dirinya mengenal awal pertama dirinya mendapatkan job hingga saat ini tak terlepas dari ketekunan dan faktor keberuntungan yang ia syukuri.

“Sebenarnya sih gak menduga karena saya ini hanya anak pulau yang sekolahnya biasa saja. Namun dengan ketekunan dan juga menjaga relasi dan ada juga faktor beruntung. Jadi kalau diflashback lagi, masa awal nerima job tahun 2010 sampai sekarang, ini saya bingung  dan juga bersyukur karena selalu diberi jalan sama Tuhan,” ucapnya.

13 tahun berkecimpung dalam dunia bermusik secara profesional, Brian sudah menghasilkan karya album bertemakan daerah hingga album Jazz pada tahun 2012.

“Musik itu sebenarnya sebagian dari jiwaku. Aku tipenya hobi mengeksplorasi. Sekarang saat ini aku belajar mengenai ilmu hukum seperti HAKI, aku juga belajar politik. Namun, jika aku mempelajari sesuatu tentang musik, jiwa ini seperti hidup lagi. Ibaratnya aku menganggap bermain musik itu dapat membebaskan jiwa kita baik dibayar atau gak dibayar,” kata Brian.

Gemar Berkegiatan Amal

Karir bermusik yang gemilang tak membuat Brian lupa diri terhadap sesama. Masih berkaitan dengan musik, dirinya dan tim sering membuat konser sosial yang dananya akan disumbangkan untuk kegiatan amal.

Diamanahkan sebagai Charter President Rotary Club Medan Talenta, Brian selalu mematangkan konsep jika ingin membuat suatu kegiatan sosial diantaranya konser amal.

“Kita sering buat Charity concert. Kebetulan waktu bersama Rotary Club kita handle concert Song For Humanity. Kita buat Charity concert ini yang nantinya dana akan disalurkan kepada yang membutuhkan. Jadi sebelum buat Charity, kita buat konsepnya dulu mengenai tema dan juga penyalurannya,” kata Brian.

Baca juga: Wisata Keramat Kubah, Lokasi di Perdagangan yang Konon Kerap Didatangi Caleg Pada Tahun Politik

Selain konser amal, Brian bersama Rotary Club selalu mengadakan kegiatan sosial seperti pembagian sembako hingga kegiatan amal lainnya.

Brian membuat Rotary Club sejak Juni 2020. Dalam keanggotaannya, diisi oleh seniman hingga pelaku ekonomi kreatif.

Diceritakannya, pembentukan Rotary Club ini dibuat semasa PSBB tahun lalu secara tidak terduga berawal dari konsep amal di vihara.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved