Breaking News:

Kisah Eksekusi Mati Anggota PKI yang Punya Ilmu Kebal, Akhirnya Tewas Setelah Terucap Satu Kata Ini

Danton tersebut lantas mengambil pistol dan menempelkannya tepat di kening tawanan tersebut. "Klik-klik." Pistol sama sekali tak bisa menyalak.

Editor: Juang Naibaho
wikipedia
Peristiwa pembersihan anggota dan simpatisan PKI 

TRIBUN MEDAN.com - Peristiwa Gerakan 30 September yang didalangi Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi sejarah kelam dalam perjalanan Bangsa Indonesia.

Setelah pasukan TNI berhasil menggagalkan upaya kudeta G30S/PKI dan mengendalikan situasi Ibu Kota Jakarta, terjadi perburuan terhadap mereka yang dianggap sebagai anggota maupun simpatisan PKI.

Perburuan dan penangkapan itu dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia yang diduga sebagai basis PKI.

Peristiwa tak masuk akal atau bersifat klenik pun mewarnai rangkaian penumpasan anggota maupun simpatisan PKI.

Di antaranya, kejadian aneh saat anggota TNI melaksanakan eksekusi mati anggota PKI di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Saat itu, ada seorang anggota PKI yang tak mempan ditembak.

Anggota PKI itu sama sekali tak menunjukkan rasa takut. Padahal, ia tengah menjalani proses eksekusi mati.

Di tengah alun-alun Blora, tawanan tersebut ditembak tepat di keningnya. Namun, ia tak mati.

Mayor Kemal Idris yang menjadi komandan Batalyon Kala Hitam Divisi Siliwangi bingung mendapati hal ini.

Seorang komandan peleton (Danton), anak buah Mayor Kemal Idris, lantas bertanya. "Ada apa Mayor?"

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved