Akhirnya Coffe, Tempat Nongkrong di Medan yang Berkonsep Industrial
Konsep bangunan yang didirikan ini merupakan konsep kafe yang pertama kali ada di Kota Medan.
"Untuk dimakanan itu ada mie tek-tek Sibolga, menu ciri khas juga. Mie tek-tek Sibolga itu kita ambil dari salah satu menu di daerah Sumatera Utara yaitu dari Kota Sibolga," ungkapnya.
Lalu, untuk nama Akhirnya juga memiliki filosopinya tersendiri. Nama Akhirnya dipilih karena berdasarkan pengalaman pribadi si pemilik
"Jadi kenapa di buat Akhirnya coffe itu, secara pribadi awalnya dulu memang sudah pingin punya usaha sendiri. Jadi usaha pertama itu kebetulan coffw shop ini, jadi dibuatlah namanya Akhirnya, akhirnya punya usaha sendiri," katanya sambil tersenyum kecil.
"Kalau untuk umum Akhirnya itu lebih ke kata-kata untuk pengunjung, misalnya ngumpul sama temen-temennya bilang ke akhirnya ketemu di sini, akhirnya ngopi di sini, akhirnya ngumpul di sini," tambahnya.
Lebih lanjut, Ghifari mengungkapkan bahwa pengunjung yang singgah ke tempatnya ini dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua.
Baca juga: SOSOK Lisa Wati, Dokter Gigi yang Hobi Travelling Sambil Bakti Sosial
Untuk harga yang ditawarkan juga bervariasi tergantung mau minum dan makan apa.
Harga minuman di tempat ini mulai dari harga Rp 13 ribu hingga Rp 26 ribu pergelasnya.
Sementara untuk harga makanannya mulai dari Rp 17 ribu hingga Rp 60 ribu.
"Pengunjung itu dari segala usia, mulai dari remaja, dewasa hingga orang tua pun ada. Karena menu-menu yang kita tawarkan bukan hanya untuk anak muda saja, untuk orang tua juga ada," pungkasnya.
(cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/salah-seorang-pelanggan-kafe-sedang-menikmati-minumannya.jpg)