Materi Belajar Sekolah
Apa Perbedaan Teks Cerita Sejarah dengan Teks Sejarah? Berikut Ciri-ciri, Struktur, dan Fungsinya
Apa saja pengertian dari teks cerita sejarah? Namun perlu digarisbawahi bahwa teks cerita sejarah berbeda dengan teks sejarah.
TRIBUN-MEDAN.com - Setiap teks memiliki pengertian yang berbeda-beda. Penulisan di dalam teks memiliki gaya yang berbeda-beda. Satu dari sejumlah jenis tulisan yakni teks cerita sejarah.
Apa saja pengertian dari teks cerita sejarah? Namun perlu digarisbawahi bahwa teks cerita sejarah berbeda dengan teks sejarah. Tulisan ini dilansir dari tribunnews.com yang bersumber dari Modul Informasi Teks Cerita Sejarah Bahasa Indonesia XII oleh Sumiati
Berikut ini pengertian teks cerita sejarah, beserta struktur, ciri-ciri dan fungsinya:
Teks cerita sejarah adalah kisah imajinasi yang ditulis dengan tokoh atau latar sejarah yang benar-benar terjadi.
Sementara, teks sejarah adalah tulisan yang berisi cerita, kejadian atau peristiwa yang benar-benar pernah terjadi atau berlangsung di masa lalu.
Jadi perbedaannya adalah, teks sejarah bukanlah cerita imajinasi, namun dapat disampaikan melalui gaya penulisan prosa nonfiksi maupun fiksi.
Dalam artian, cerita sejarah adalah cerita yang di dalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang fakta kejadian masa lalu yang menjadi asal-muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai kesejarahan, bisa bersifat naratif atau deskriptif.
---Struktur, ciri-ciri, dan fungsi teks cerita sejarah---
Baca juga: Resep Makaroni Goreng dan Cara Membuatnya, Ini Pasti Bisa Kita Buat Meskipun Baru Belajar Masak
Baca juga: Resep Makaroni Goreng dan Cara Membuatnya, Ini Pasti Bisa Kita Buat Meskipun Baru Belajar Masak
Struktur Teks Cerita Sejarah
Berikut adalah struktur teks cerita sejarah menurut Kemdikbud:
Teks cerita sejarah, seperti novel, cerpen, dan lain-lain termasuk dalam kategori cerita ulang.
Sehingga, baik teks cerita sejarah ataupun novel sejarah memiliki struktur teks yang sama, yakni orientasi, pengungkapan peristiwa, konflik, komplikasi, evaluasi, dan koda.
a. Pengenalan situasi cerita (orientasi, exposition)
Pada bagian ini, penulis mulai memperkenalkan latar belakang baik waktu, tempat, maupun lokasi dan awal mula kejadian atau peristiwa.
Tokoh dan hubungan antartokoh juga mulai diperkenalkan dengan cara yang sesuai dengan kebutuhannya.