Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Matematika Kelas 7: Rumus Menghitung Laba dan Persentase Rugi

Bila Anda lupa dalam memasukkan elemen yang tidak diikutkan dalam perhitungan, maka cara menghitung laba bersih dan rugi bisa keliru.

Tribun-Medan.com/Natalin Sinaga
Transaksi jual beli dengan uang tunai. 

2. Dapatkan Angka dari Penjualan Bersih Terlebih Dahulu

Dalam perhitungan laba kotor, maka Anda perlu mencari angka dari penjualan bersih terlebih dahulu.

Lalu bagaimana caranya? Yang pertama, kurangi pendapatan usaha Anda dengan semua biaya yang sudah keluar untuk transaksi penjualan.

Baca juga: Materi Belajar Bahasa Inggris Kelas 10: Penggunaan Kata: will, going to, dan would like to

Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia Kelas 7: Cara Mudah Mengidentifikasi Teks Deskripsi

Baca juga: Materi Belajar IPS SMA: Penjelasan Konsep Stratifikasi Sosial dan Pengendalian Sosial

Contoh pada bagian ini adalah bila terdapat biaya atau ongkos kirim barang, program diskon, terdapatnya barang yang rusak, dan lain-lainnya.

Penjualan bersih ini sebenarnya tak selalu dalam bentuk kas, namun bisa juga berupa piutang yang disebabkan oleh adanya penjualan yang memang tidak memakai transaksi tunai.

Jadi di sini penjualan kredit pun diakui pula sebagai suatu penjualan, ya.

Bila dicatat sebagai rumus, maka seperti ini:

Penjualan bersih = Penjualan – Potongan Penjualan – Retur Penjualan

3. Temukan Nilai Angka pada Harga Pokok Penjualan

Setelah beres menemukan angka penjualan bersih, cara menghitung laba selanjutnya adalah menentukan harga pokok penjualan supaya bisa ditemukannya laba kotor.

Harga pokok penjualan ini pun bisa termasuk pada seluruh biaya pembelian barang dagang, yang juga termasuk pula adanya persediaan barang dagang yang telah dibeli pada periode sebelumnya, atau yang sudah lewat. Rumusnya yakni:

Rumusnya:

Harga Pokok Penjualan = Persediaan Awal – Pembelian Bersih – Persediaan Akhir

4. Masukkan Semua Angka Dalam Rumus dan Hitunglah Laba Bersih!

Setelah semua angka telah siap, maka masukkanlah nilai penjualan bersih maupun harga pokok penjualan, yang nantinya digunakan untuk mencari laba kotor terlebih dahulu.

Setelah hasil perhitungan laba kotor keluar, maka kurangilah dengan adanya beban usaha (biaya operasional dan non operasional), untuk mendapatkan hasil akhir dari laba bersih.

Berikut rumusnya:

Laba Bersih = Laba Kotor – Beban usaha (Biaya Operasional + Non operasional)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved