Breaking News:

Oknum Polisi yang Didakwa Jual Sabu Tangkapan Minta Dibebaskan Hakim Karena Alasan Ini

Oknum polisi uang didakwa menjual sabu di Tanjungbalai minta dibebaskan oleh hakim. Alasannya karena hal ini

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Sidang lanjutan 11 bintara Polres Tanjungbalai yang didakwa jual sabu tangkapan di PN Tanjungbalai, Selasa (26/10/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TANJUNGBALAI - Khoirudin Gurning, anggota Polres Tanjungbalai yang didakwa jual sabu tangkapan minta dibebaskan dari tahanan.

Alasan Khoirudin Gurning minta bebas karena selama penyidikan, dirinya tidak didampingi penasihat hukum.

Kemudian, alasan lain karena jaksa penuntut umum (JPU) tidak sesuai membuat nama Khoirudin Gurning sebagaimana yang tertera di KTP. 

"Selama pemeriksaan, klien kami diperiksa tanpa didampaingi penasihat hukum. Kemudian, kami menilai jaksa tidak cermat menuliskan data diri klien kami, sesuai dengan data Dukcapil," kata Ade Gustami, saat membacakan nota eksepsi terdakwa Khoitudin, Selasa (26/10/2021). 

Baca juga: Kapolda Sumut Marah, Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Kutalimbaru Akibat Kasus Dugaan Cabul

Terpisah, Kasi Pidum Kejari Tanjungbalai, Rikardo Simanjuntak mengatakan akan mempelajari eksepsi terdakwa Khoirudin.  

"Kami akan kembali mempelajari secara detail, karena hard copynya belum kami terima," jelasnya.

11 bintara Polres Tanjungbalai dan petugas Polairud yang menjual sabu ke pengedar narkoba jalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai, kamis (21/11/2021).

Baca juga: TERKUAK Rekam Jejak Oknum Polisi yang Cabuli Istri Tahanan, Kapolda Simanjuntak Tidak Beri Toleransi

Dalam sidang tersebut, Kasi Pidum Kejari Tanjungbalai, Rikardo Simanjuntak, yang bertindak sebagai jaksa penuntut umum (JPU) dengan gamblang menguraikan tindakan 11 bintara Polres Tanjungbalai yang jual sabu hasil tangkapan itu.

Dalam dakwaan terungkap, bahwa Kanit Narkoba Polres Tanjungbalai, Waryono, yang sekarang sudah dicopot sempat melakukan transaksi dengan pengedar bernama Boyot (DPO).

Baca juga: Kapolda Copot Kasat Reskrim yang Dilaporkan Selingkuh dengan Polwan

Disebutkan JPU, bahwa Waryono awalnya deal Rp 1 miliar dengan Boyot, untuk transaksi sabu seberat 5 kilogram.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved