Breaking News:

Pendaftaran Calon Kades di Deliserdang Dibuka, Hari Pertama Sudah Ada Ambil Formulir

Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2K) di 304 Desa di Kabupaten Deliserdang mulai membuka pendaftaran Calon Kepala Desa.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2K) Sekip Kecamatan Lubukpakam melayani bakal calon Kades yang ingin mengambil formulir pendaftaran Senin, (27/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2K) di 304 desa di Kabupaten Deliserdang mulai membuka pendaftaran Calon Kepala Desa, Senin, (27/12/2021).

Pada hari pertama dibukanya pendaftaran para bakal calon (Balon) terlihat sangat antusias. Salah satunya terlihat di Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam.

"Hari ini sudah ada dua orang yang mengambil formulir pendaftaran. Yang pertama atas nama Muhammad Yunus Nasution dan yang kedua Sumardi yang merupakan petahana. Sejauh ini belum dapat kita pastikan berapa jumlah yang akan mendaftar karena ini masih hari pertama masih sebatas mengambil formulir saja,"ucap anggota P2K Desa Sekip, Gunawan.

Ia mengatakan batas waktu pendaftaran akan ditutup pada 6 Januari mendatang. Pendaftaran dibuka mulai dari pukul 08.00 sampai 16.00. Untuk hari Sabtu dan Minggu pendaftaran tidak dibuka. 

"Bagi yang merasa memenuhi persyaratan silahkan saja mendaftar. Lengkapi saja persyaratannya," kata Gunawan. 

Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam satu diantara 304 Desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak tahun 2022. Desa dengan daerah terluas dan terbanyak penduduknya di Kecamatan Lubukpakam ini digadang-gadang akan diikuti oleh beberapa bakal calon lain. Desa Sekip sempat menjadi desa terbaik di tingkat Kabupaten Deliserdang pada tahun 2021. 

Kabid Pembinaan Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaa Masyarakat dan Desa Kabupaten Deliserdang, M Yahya menyebut untuk batas maksimal yang ditetapkan menjadi Calon Kepala Desa ditiap-tiap desa hanya lima orang saja. Jika pendaftarnya lebih dari lima maka akan dilakukan penyeleksian. Selan itu jika ada di desa yang pendaftarnya hanya satu orang maka tidak bisa untuk ditetapkan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ada. 

"Maksimal calon harus lima dan minimal dua. Kalau satu orang enggak bisa dilaksanakan Pilkades di Desa itu. Enggak boleh melawan kotak kosong,"kata Yahya. 

Yahya menyebut pendaftaran Calon Kepala Desa sama sekali tidak dipungut biaya. Bagi masyarakat yang berminat dapat melakukan pendaftaran di Sekretariat P2K yang ada di kantor desa. (dra/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved