Breaking News:

Berita Deliserdang

KABAR Gembira Bagi Warga Deliserdang, Ngurus Adminduk Tak Perlu ke Kantor Dinas, Bisa Cetak Sendiri

Warga Deliserdang tidak perlu mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengurus Adimnistrasi Kependudukan.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Tommy Simatupang
HO
Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan didampingi Kadiscapil Deliserdang melaunching aplikasi Salak Deli Kamis, (2/6/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Warga Deliserdang tidak perlu mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengurus Adimnistrasi Kependudukan. 

Pelayanan seperti permohonan penerbitan akta kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, kartu keluarga, surat pindah antar Kabupaten/Kota, Antar Provinsi dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bisa diajukan dari smart phone.

Hal ini lantaran aplikasi Salak Deli sudah bisa didownload dan sudah resmi dilaunching mulai Kamis, (2/6/2023).

Karena letak geografis Kabupaten Deliserdang cukup luas dan menyebar diharapkan aplikasi ini dapat memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. 

"Salak Deli itu kepanjangannya Sarana Layanan Administrasi Kependudukan Deliserdang. Dari handpone saja bisa ngurus administrasi kependudukan. Tidak perlu lagi datang ke kantor kita, kasihan juga karena jauh kali kalau datang ke kantor. Kalau berkasnya lengkap nanti bisa cetak sendiri masyarakat,"ucap Kadiscapil Deliserdang, Gustur Husein Siregar Jum,at, (3/6/2022).

Baca juga: Novel Baswedan Sindir Pimpinan KPK soal Kasus Besar Bansos, Hanya Boleh Tangani Kasus Kecil?

Baca juga: Deteksi Dini Pengamanan, Lapas Kelas-1 Medan Lakukan Perawatan Rutin CCTV

Gustur berani mengklaim kalau pihaknya adalah yang pertama kali membuat inovasi di Indonesia bisa warga mencetak administrasi kependudukan pertama kali.

Disebut pihaknya telah menetapkan Standart Operasional Prosedur (SOP) paling lama 3 hari permohonan masyarakat langsung selesai dan bisa langsung dicetak sendiri.

Ia menyebut saat ini aplikasi ini pun sudah menjadi perhatian dari semua anggotanya. 

"Kalau untuk buat KTP memang belum bisa tapi kedepan mau ke arah sana juga itu nanti. Ya sekarang yang kita waspadai ya masalah jaringan. Kalau jaringan inikan ada bisa faktor alam, kalau rusak jaringan ya cemana tapi itupun ya tetap kita upayakan biar bisa cepat selesai permohonan masyarakat,"kata Gustur.

Satu hari setelah dilaunching aplikasi Salak Deli, tetap saja Kantor Discapil Deliserdang yang berada di komplek perkantoran Pemkab ramai dikunjungi warga.

Warga datang dari berbagai Kecamatan dengan beragam keperluan pengurusan administrasi kependudukan.

Terkait kondisi ini Gustur meyakini kalau nantinya kantor mereka tidak lagi akan didatangi banyak orang lagi. 

"Kalau sekarang datang ya tetap kita layani di kantor. Sudah saya bilang sama anggota harus tetap dilayani mereka. Ya kan kasihan juga kita kalau ada orang sudah datang dari Kecamatan Hamparan Perak tapi sudah sampai tidak kita layani. Ya sekalian kita sosialisasikan Salak Deli, kalau sudah tau dia besok-besok kan disampaikannya juga sama yang lain dan akan dari rumah saja mereka mengajukan permohonan karena sadar lebih gampang,"kata Gustur. 

Ditegaskan pada dasarnya Aplikasi Salak Deli dibuat dengan tujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang profesional, memenuhi standar teknologi informasi, dinamis, tertib, dan tidak diskriminatif menuju pelayanan prima.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved