Sapi Terpapar PMK

Sempat Mengkhawatirkan, 5.205 Sapi di Batubara Suspek PMK

Jumlah sapi yang suspek terpapar PMK di Kabupaten Batubara jumlahnya mencapai 5.205 ekor

HO
Petugas dinas peternakan Kabupaten Batubara melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak yang terpapar PMK 

TRIBUN-MEDAN.COM,BATUBARA - Sebanyak 5.205 sapi di Kabupaten Batubara suspek terindikasi terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK)

Menanggapi hal tersebut, Drh Emmy Oftiny, Kabid Kesehatan dan Peternakan Hewan Ternak pada Dinas Peternakan Kabupaten Batubara menyatakan sudah 70 persen sapi sembuh dari PMK.

Sehingga, kata dia, sisa kasus yang ada saat ini mencapai 1.654, dengan kesembuhan 3.551 ekor sapi. 

Baca juga: Ratusan Ekor Sapi di Siantar Terindikasi PMK, Ini Pesan Kapolres Fernando

"Tingkat kesembuhan PMK setelah ditangani di Kabupaten Batubara ini mencapai 70 persen," kata Emmy, Rabu (29/6/2022). 

Ia mengatakan, upaya pencegahan tak luput dari pengawasan dan pencegahan lalu lintas dan penyuntikan antibiotik. 

"Kalau hewan ternak yang mengalami gejala dengan mulut mengeluarkan liur dan kuku mengalami luka, maka dilakukan suntik anti biotik, untuk menaikan imunnya, kalau virus mengendalikannya dengan vaksin ataupun disenfeksi untuk mencegah," katanya.

Baca juga: Pemko Medan Buat Aturan Baru, Pedagang Hewan Kurban Harus Punya Ini

Ia mengatakan, gejala sintomatis yang dialami oleh hewan ternak ini juga menyebabkan hewan pincang lantaran kukunya lepas. 

"Sintomatisnya, luka-luka pada bagian kaki dan mulut seperti sariawan. Jadi kita cegah dengan obat-obatan sportif dan suntik antibiotik,"

"Kalau luka pada kakinya, maka akan kita semprot dengan obat agar cepat kering dan menghindari dari serangga dan lalat," jelasnya.

Selain PMK, obat-obatan tersebut juga bisa dilakukan kepada ternak yang terjangkit penyakit LSD, sehingga dapat diatasi bersama-sama.(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved