Meninggal Operasi Caesar

Soal Dugaan Kesalahan SOP RSUD Amri Tambunan Hingga Happy Damanik Meninggal Setelah Disuruh Caesar

Tim Komite Medik RSUD Amri Tambunan turun tangan menelusuri penyebab kematian Happy Yansdika Damanik setelah diminta operasi caesar

Editor: Array A Argus
HO
Happy Damanik, ibu yang meninggal setelah diminta operasi caesar oleh dokter RSUD Amri Tambunan 

TRIBUN-MEDAN.COM,LUBUKPAKAM- Happy Yansdika Damanik, warga Desa Wonosari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang meninggal dunia setelah diminta dokter RSUD Amri Tambunan untuk menjalani operasi caesar.

Pihak rumah sakit beralasan, bahwa penyebab Happy Yansdika Damanik meninggal dunia karena komplikasi emboli air ketuban dan infeksi organ dalam.

Sampai detik ini, belum ada penjelasan dari RSUD Amri Tambunan, kenapa dokter mengarahkan Happy Yansdika Damanik untuk operasi caesar.

Apakah penyebab komplikasi emboli air ketuban dan infeksi organ dalam akibat operasi caesar yang disarankan dokter atau bukan, juga belum terjawab.

 

 

Direktur RSUD Amri Tambunan, dr Hanif Fahri SpKJ mengatakan, pihaknya sudah menurunkan Tim Komite Medik, guna melihat apakah ada kesalahan SOP atau tidak dalam penanganan operasi caesar Happy Yansdika Damanik.

Sejauh ini, masalah tersebut sudah ia ketahui berdasarkan laporan dari stafnya. 

"Mohon maaf, saya sedang pendidikan. Namun, kami tentunya tidak menginginkan kejadian ini. Sementara itu dulu yang bisa saya konfrontir," kata Hanif, Selasa (5/7/2022).

Hanif mengatakan, informasi lengkap akan disampaikan oleh pihak Kehumasan RSUD Amri Tambunan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved