Breaking News:

Kecelakaan di Jalan Tol

Kecelakaan Beruntun di Tol Amplas-Tanjung Morawa, Truk Kontainer Buang Setir Tabrak Rumah Warga 

Kecelakaan beruntun melibatkan dua unit mobil dan satyu truk kontainer terjadi di Jalan Tol Amplas menuju gerbang Tol Tanjung Morawa, Kamis pagi.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: mustaqim indra jaya
Tribun Medan/HO
Kolase foto kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Tol Amplas -Tanjung Morawa, Kamis (4/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kecelakaan beruntun melibatkan dua unit mobil dan satu truk kontainer terjadi di Jalan Tol Amplas menuju gerbang Tol Tanjung Morawa, Kamis (4/8/2022) pagi.

Adapun tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di KM-28.800 jalur A, yakni mobil Datsun BK 1727 AAR, mobil Toyota Avanza BK 1970 OH dan Truck Trailer BK 8220 EX.

"Benar, terjadi kecelakan. Tabrak dari belakang," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Indra Darmawan Iriyanto, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: KECELAKAAN Beruntun Tiga Mobil Imbas Pengemudi Gunakan Ponsel di Depan Makam Pahlawan

Menurut Indra Darmawan, peristiwa kecelakaan beruntun tersebut bermula ketika mobil sedan Datsun yang melintas dari arah Tol amplas menuju ke Tanjung Morawa mengurangi kecepatan laju kendaraannya lantaran mobil di depannya melakukan pengereman.

Toyota Avanza yang berada di belakang mobil Datsun turut mengurangi laju kendaraanya mengikuti kendaraan di depannya.

Kemudian tanpa diduga, tiba-tiba truk kontainer datang dari belakang langsung menyeruduk mobil Toyota Avanza hingga mengenai kendaraan di depannya.

Setelah menghantam mobil tersebut, sopir truk lalu mengalihkan setir kendaraannya ke arah kiri hingga akhirnya keluar dari jalur dan menabrak rumah warga.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun akibat peristiwa itu sebuah rumah milik warga rusak parah akibat ditabrak truk.

Baca juga: KECELAKAAN Beruntun 3 Mobil imbas Pengemudi Xpander Gunakan Ponsel di Depan Makam Pahlawan

Arus lalu lintas di jalan tol juga sempat terhambat.

Indra Darmawan menyebut, kecelakaan beruntun terjadi diduga akibat sopir truk kurang berhati-hati dalam melihat laju kendaraanyang ada di depannya.

"Dugaannya karena kurang hati-hati sehingga saat melaju di kecepatan 80 Km menabrak mobil dan rumah," ucapnya.

(cr25/tribun-medan.com)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved